Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Saireri
  3. Petani Nabire perlu dibantu pasarkan hasil panen
  • Minggu, 20 November 2016 — 17:06
  • 550x views

Petani Nabire perlu dibantu pasarkan hasil panen

"Nabire adalah daerah potensi pertanian di Papua setelah Merauke. Untuk sarana irigasi, sudah tak ada masalah. Petani menyatakan sangat terbantu dengan irigasi yang dibangun Pemprov Papua. Hanya saja kini yang perlu dipikirkan, bagaimana memasarkan hasil panen padi petani," kata Thomas pekan lalu.
Lahan di Nabire yang digunakan sebagai areal pertanian - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Legislator Papua, Thomas Sondegau menyatakan, para petani padi di Kabupaten Nabire butuh bantuan untuk memasarkan hasil panen mereka.

Politisi Partai Demokrat dari daerah Nabire, Paniai, Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya dan Mimika tersebut mengatakan, hal itu dikatakan petani di daerah Lagari, Nabire ketika ia melakukan kunjungan kerja ke kabupaten tersebut dua pekan lalu.

"Nabire adalah daerah potensi pertanian di Papua setelah Merauke. Untuk sarana irigasi, sudah tak ada masalah. Petani menyatakan sangat terbantu dengan irigasi yang dibangun Pemprov Papua. Hanya saja kini yang perlu dipikirkan, bagaimana memasarkan hasil panen padi petani," kata Thomas pekan lalu.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Nabire dan Pemprov Papua perlu memikirkan solusi membantu petani memasarkan hasil panen padi mereka. Para petani di Nabire kata Thomas, menyatakan jika hasil panen mereka dijual kepada pihak ketiga, harga belinya rendah.

"Petani menyatakan rugi kalau hasil penen mereka dibeli pihak ketiga. Ini perlu ada solusinya. Bagaimana agar pemerintah membantu petani," ucapnya.

Thomas menyarankan, jika memungkinkan, pemerintah setempat dan Pemprov Papua bekerjasama dengan pihak Bulog. Dengan begitu, setiap panen, hasil panen padi ditampung oleh pihak Bulog.

"Saya rasa itu bisa jadi salah satu solusi. Meski infrastruktur penunjang memadai, tapi sama saja kalau petani sulit memasarkan hasil penennya. Hal ini juga bisa menyebabkan masyarakat malas-malasan bertani. Padahal daerah Nabire memiliki potensi bercocok tanam padi," katanya.

Pemerintah Kabupaten Nabire menargetkan bisa memperluas lahan padi di daerah itu hingga mencapai luas 5974 hektar. Direncanakan, hingga Mei 2017 mendatang target itu sudah bisa terpenuhi.

"Untuk mencapai target itu, kami melakukan langkah dalam percepatan persiapan tanam. Kami berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait," kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Nabire, Viktor Sawo belum lama ini.

Menurutnya, bidang irigasi, Dinas PU Nabire menyatakan siap bekerjasama dalam hal persedian air guna mendukung percepatan luas tanam. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Di Nabire, legislator temukan proyek rumah layak huni terbengkalai

Selanjutnya

SRYCTP dan Dinas Kesehatan Nabire adakan MBS

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe