Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lingkungan
  3. Limbah sampah di laut pengaruhi kualitas ikan di Kota Jayapura
  • Selasa, 31 Juli 2018 — 21:47
  • 883x views

Limbah sampah di laut pengaruhi kualitas ikan di Kota Jayapura

Kata dia, kendala yang dihadapi masyarakat pesisir terutama nelayan di laut selama ini yaitu sampah, karena menghalangi lalu lintas perahu fiber yang mencari ikan.
Salah seorang nelayan saat berlabuh di dermaga Engtos, Youtefa - Jubi/Agus Pabika.
Agus Pabika
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Nelayan penerima bantuan Sistem Rantai Dingin (SRD) mengeluh dengan limbah sampah dari masyarakat kota Jayapura yang mengotori laut tempat mereka mencari ikan.  Hal tersebut dikatakan Womsumbro kepada Jubi ketika menerima bantuan SRD di pasar Youtefa beberapa waktu lalu.

Kata dia, kendala yang dihadapi masyarakat pesisir terutama nelayan di laut selama ini yaitu sampah, karena menghalangi lalu lintas perahu fiber yang mencari ikan.

"Kita sering lari dengan perahu kadang mesin-mesin terganggu karena tertabarak sampah. Sampah bukan hanya sampah limbah dari masyarakat seperti sampah plastik, karung, popok sekali pakai dan pembalut wanita,” kata dia, Selasa (31/7/2018).

Ia juga menambahkan, mutu dan kualitas akan berkurang. Padahal masyarakat kota Jayapura yang paling banyak membeli hasil laut tersebut, namun tak mau menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya, bukan ke laut.

"Hasil tangkapan dengan kondisi laut seperti itu, kualitas ikan yang diawetkan nelayan masuk ke penerima ikan pastinya yang sudah terkontaminasi limbah sampah masyarakat yang hanyut ke laut," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Jayapura H. Rustan Saru berharap dengan bantuan Sistem Rantai Dingin (SRD) yang diberikan oleh Pemkot melalui dinas perikanan dapat meningkatkan kualitas tangkapan dan kualitas ikan saat masuk di pasar dan untuk konsumsi. (*)

 

 

loading...

Sebelumnya

Izin pemanfaatan hutan di Papua perlu dievaluasi

Selanjutnya

TN Wasur istimewa karena masyarakat adat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe