Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Saireri
  3. SRYCTP dan Dinas Kesehatan Nabire adakan MBS
  • Minggu, 20 November 2016 — 19:17
  • 546x views

SRYCTP dan Dinas Kesehatan Nabire adakan MBS

“Secara menyeluruh dilaksanakan dikampung-kampung atau di daerah endemis dengan tingkat malaria cukup tinggi,” katanya.
Petugas melakukan Pemeriksaan MBS di Kampung Wanggar Makmur - Jubi/Titus
Titus Ruban
titus@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Nabire, Jubi – Sub Recipion Yayasan Caritas Timika Papua (SRYCTP) bekerjasama dengan Dinas kesehatan kabupaten Nabire mengadakan pengambilan darah massal atau Mass Blood Survey (MBS) khusus penyakit malaria di Nabire.

Kegiatan tersebut dilakukan selama tiga hari sejak 18 hingga 20 November di salah satu Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM), Kampung Wanggar Makmur Distrik Wanggar Kabupaten Nabire.

Program Manager SRYCTP, Albert Hurulean kepada Jubi, Sabtu (19/11/2016) mengatakan tujuan MBS adalah guna mengetahui banyaknya penderita malaria di masyarakat.

“Secara menyeluruh dilaksanakan dikampung-kampung atau di daerah endemis dengan tingkat malaria cukup tinggi,” katanya.

Ia menjelaskan, secara khusus di Nabire, ada lima titik  yakni Lagari, Topo, Kali Semen, Wanggar dan Wiraska.

“Daerah pinggiran kami pilih  karena umumnya jauh dari layanan kesehatan, Namun ke depan akan kami kembangkan ke daerah Wami dan lainnya yang kasusnya cukup tinggi,” jelasnya.

Lanjut Hurulean, kegiatan itu dilakukan dibawah koordinasi Kementerian Kesehatan melalui Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (Perdhaki), kemudian turun ke beberapa keuskupan yang ada di Indonesia termasuk keuskupan Timika dengan Sub Recipion Yayasan Caritas Timika Papua (SRYCTP), yang membawahi lima kabupaten yakni Fakfak, Nabire, Dogiyai, Paniai dan Mimika.

“Kegiatan ini dibiayai oleh Global Fun dengan tujuan Indonesia bebas Malaria 2030 nanti,” jelasnya.

Sementara itu, staf dinas kesehatan kabupaten Nabire bidang Pemberantasan Penyakit Menular(P2M) Yenice Derek mengatakan pihaknya menyiapkan logistik seperti RDT, obat, dan tenaga medis. “Sebab untuk pemdanaan sudah dari Perdhaki,” katanya.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire pada tahun 2015 silam, penderita malaria di Nabire sebanyak  10.000 orang. Sedangkanpada 2016 sebanyak 5.000 orang. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Petani Nabire perlu dibantu pasarkan hasil panen

Selanjutnya

106 orang menerima sakramen Krisma di Nabire

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe