PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Advertorial
  3. 2017, Dispendukcapil Kota Jayapura pastikan tidak ada calo
  • Senin, 21 November 2016 — 08:36
  • 281x views

2017, Dispendukcapil Kota Jayapura pastikan tidak ada calo

“Kami sebenarnya sudah memulainya dua bulan sebelumnya dengan memasang spanduk di dalam kantor dan luar bahwa pelayanan Dispendukcapil bebas calo,” ujarnya kepada Jubi di Jayapura, Jumat (18/11/2016).
Situasi pengurusan dokumen kependudukan di Dinas Kepelandudukan dan Pencataan Sipil (Dispendukcapil) Kota Jayapura – Jubi/Sindung Sukoco
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Dinas Kepelandudukan dan Pencataan Sipil (Dispendukcapil) Kota Jayapura memastikan bahwa tidak akan ada calo dalam pengurusan data kependudukan di kota ini pada tahun 2017.

Kepala Dispendukcapil Kota Jayapura, Merlan Uloli mengatakan ini sebagai bentuk dukungan Operasi Pemberantasan Pungli (OPP) yang ditegaskan Presiden Joko Widodo.

“Kami sebenarnya sudah memulainya dua bulan sebelumnya dengan memasang spanduk di dalam kantor dan luar bahwa pelayanan Dispendukcapil bebas calo,” ujarnya kepada Jubi di Jayapura, Minggu (20/11/2016). 

Ia mengakui saat ini pihaknya sedang konsen untuk Pilkada. Jikapun ada hal–hal yang tak diinginkan pihaknya akan memanggil tim OPP tersebut.

“Dan ini guna memberikan efek jera dan kami akan berlakukan OPP dan kalaupun itu staf Dispendukcapil,” katanya.

“Kami serius dengan hal itu. Mungkin awal Januari 2017 mendatang, kita fokus di calo, sebab saya pu kantor ini rumah percaloan,” lanjutnya.

Warga Dok VIII Jayapura, Wahyu saat dimintai keterangannya sangat menyetujui bahwa upaya pemberantasan praktik calo di Dispendukcapil sebab sangat meresahkan masyarakat. Pasalnya masyarakat diminta uang oleh para calo.  Mereka ini mengaku bisa mengurusi urusan administrasi kependudukan di Kota Jayapura tapi dengan imbalan yang bervariasi.

“Saya hanya mendengar jika KTP dan KK bernilai cukup banyak sekitar Rp 400.000 – Rp 500.000. Ini juga didorong karena enggan menunggu yang lama dalam pengurusannya,” katanya. (*)

Sebelumnya

Yanni: Non Papua yang terkadang memanaskan suasana

Selanjutnya

Pasangan Yanni-Zadrakh siap memberikan tempat terhormat bagi kaum perempuan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua