Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. AS mulai proses transfer pengungsi
  • Senin, 21 November 2016 — 11:57
  • 412x views

AS mulai proses transfer pengungsi

Pejabat ofisial Amerika Serikat tiba di Australia untuk memulai proses transfer pengungsi dari kamp pengungsi milik Australia ke tanah negeri paman Sam itu.
Ilustrasi. Bendera Amerika Serikat. --RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Canberra, Jubi – Pejabat ofisial Amerika Serikat tiba di Australia untuk memulai proses transfer pengungsi dari kamp pengungsi milik Australia ke tanah negeri paman Sam itu.

Diperkirakan lebih dari seribu orang pengungsi yang kini menghuni Papua Nugini dan Nauru ditawari untuk pindah ke Amerika Serikat berdasarkan sebuah kesepakatan yang diumumkan Perdana Menteri Australia Malcom Turnbull, tiga pekan lalu.

Berbicara di sela pertemuan APEC di Lima, Peru, Turnbull mengatakan bahwa pejabat ofisial Departemen Dalam Negeri AS akan segera mengunjungi Nauru dalam waktu dekat. Selain itu, tim ofisial AS ini juga akan menentukan jadwal relokasi para pengungsi.

Pekan lalu, Menteri Imigrasi Australia, Peter Dutton mengatakan bahwa UNHCR telah mengetahui rencana relokasi ini dan bahkan menjadi salah satu penyusun kesepakatan itu. Namun, UNHCR mengatakan bahwa organisasi mereka tidak masuk dalam pihak terkait di kesepakatan bilateral tersebut.

Kabar relokasi ke AS ini menjadi simpang siur. Turnbull berkali-kali memberikan pernyataan pers terkait hal itu. Namun, hingga saat ini belum ada satu pun pernyataan dari pihak pemerintah AS.

Pekan lalu, utusan khusus Badan HAM PBB, Francois Crepeau juga tidak menyinggung hal itu. Ia hanya mendesak agar Australia segera menutup kamp pengungsian di Nauru dan Manus. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Keanggotaan Kaledonia Baru dan Polinesia dalam PIF dipertanyakan

Selanjutnya

Jaksa Agung nilai penyingkiran Sogavare tidak sah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe