Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Legislator: Penyerangan Tim Ekspedisi Papua Terang karena salah paham
  • Selasa, 07 Agustus 2018 — 20:46
  • 2372x views

Legislator: Penyerangan Tim Ekspedisi Papua Terang karena salah paham

“Itu bukan kontak senjata dengan OPM atau kelompok bersenjata. Hanya salah paham,” kata Decky Nawipa ketika menghubungi Jubi via teleponnya, Selasa (7/8/2018) petang. 
Anggota DPR Papua Decky Nawipa - Jubi/Arjuna Pademme.
Arjuna Pademme
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:14 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:38 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:47 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Legislator Papua dari daerah pemilihan Paniai, Deiyai, Dogoyai, Intan Jaya, Nabire, dan Mimika, Decky Nawipa mengatakan, penyerangan terhadap Tim Ekspedisi Papua Terang yang melakukan survei di Kabupaten Paniai, Senin (6/8/2018) sekitar pukul 09.00 WP lantaran salah paham antara masyarakat dan tim.

Ia mengatakan, kejadian di Distrik Wagemuka, Kabupaten Paniai yang menyebabkan lima anggota TNI terluka dan tiga pucuk senjata api dirampas, terjadi karena masyarakat tidak mendapat informasi terlebih dahulu akan kehadiran tim di kampung mereka. 

“Itu bukan kontak senjata dengan OPM atau kelompok bersenjata. Hanya salah paham. Tim kurang koordinasi dengan masyarakat tiba-tiba tim program yang melaksanakan program Presiden Jokowi itu masuk ke wilayah itu dengan pengawalan aparat bersenjata sehingga masyarakat panik,” kata Decky Nawipa ketika menghubungi Jubi via teleponnya, Selasa (7/8/2018) petang. 

Menurutnya, dalam rombongan Tim Ekspedisi Papua Terang, terdapat beberapa anak asli Paniai, termasuk pimpinan rombongan, Sersan Mayor Alfius Gobai. 

“Mungkin karena dia merasa anak daerah, sehingga merasa tak perlu ada koordinasi dengan masyarakat setempat. Jadi ini masalah koordinasi saja,” ucapnya.

Kata Decky Nawipa, masyarakat Paniai pada umumnya, khususnya yang berada di Distrik Wagemuka tak pernah menolak pembangunan. Mereka justru mendukung program pemerintah untuk membangun daerah mereka. Selain itu, Selasa (7/8/2018), senjata api milik anggota TNI yang sempat dirampas telah dikembalikan. 

Kapendam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf M. Aidi membenarkan jika tiga pucuk senpi yang sempat dirampas telah dikembalikan. 

“Itukan masyarakat, para kepala distrik, kepala kampung yang menyayangkan tindakan mereka, sehingga mendesak kelompok itu agar mengembalikan senjata tersebut, karena rakyat butuh pembangunan,” kata Kolonel Inf M. Aidi ketika dihubungi Jubi via teleponnya.

Menurutnya, bukan masyarakat yang menolak kedatangan tim eksepedisi ke wilayah mereka, namun kelompok bersenjata. Saat itu tim ekpedisi bertolak dari Dermaga Kampung Muyadebe melewati tujuh kampung.

Tim mendapat sambutan baik dari masyarakat, karena pembangunan akan membantu mereka. Namun setibanya di Kampung Kinou, tim didatangi tiga warga. 

“Setelah diidentifikasi, itu dari kelompok mereka (kelompok bersenjata). Dengan alasan tidak ada surat izin dari bupati padahal ada. Karena tak ingin ada keributan, tim kembali,” ucapnya.

Katanya, saat akan kembali, tim ekspedisi dikejar kelompok besenjata bersama masyarakat. Diduga, masyarakat yang ikut mengejar karena dipaksa kelompok bersenjata.

“Kemudian dari kampung keluar lagi kelompok bersenjata lebih besar. Tim tak bisa berbuat banyak. Daripada melakukan perlawanan dan jatuh banyak korban, mereka hanya berupaya mempertahankan senjatanya sehingga ada yang luka dibacok,” ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Legislator Papua: Kami akan desak pimpinan sikapi kasus Nirigi

Selanjutnya

Korban PHK Freeport audiensi dengan Kadisnaker Provinsi Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe