close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nusa
  3. Mahasiswa kreatif ini ciptakan alat pengupas nanas otomatis
  • Rabu, 08 Agustus 2018 — 15:47
  • 360x views

Mahasiswa kreatif ini ciptakan alat pengupas nanas otomatis

Ilustrasi, tehknologi mesin, pixabay.com
ANTARA
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Pekanbaru, Jubi  - Mahasiswa Program Studi Mekatronika Politeknik Caltex Riau, Arnel Mega Surya, menciptakan alat pengupas nanas secara otomatis, selain untuk mengupas, tehknologi yang ia ciptakan sebagai tugas akhirnya kuliah di kampus tersebut juga mampu digunakan untuk memotong nanas.

"Ini dikerjakan selama 4,5 bulan dan memakan biaya sekitar Rp 9 juta. Sedikit mahal karena memakai Programmable Logic Control (PLC), dihidupkan manual tapi kalau tidak dimatikan tidak masalah,"  ujar Arnel, Rabu, (8/8/2018).

Ia menjelaskan sistem kerja alat yang ia ciptakan itu memudahkan prose pengupasan nanas. Buah nanas hanya diletakkan di bagian jembatan mesin yang bisa menampung tiga buah, alat itu juga mampu dilengkapi sistem penkontur nanas yang bisa  dipanjangkan lewat cara setelean. “Ada setelan bisa turunkan nanas menurun dan akan diseleksi jatuh satu per satu ke kotak,” ujar Arnel menjelaskan.

Mesin itu beroperasi menggandalkan pisau di dalam kotak yang berputar, kotaknya mundur untuk pembuangan kulitnya dan kembali lagi menerima nanas baru. Proses pemotongan dengan alat yang ia ciptakan itu rata-rata sekitar 15 detik untuk satu buah nanas.

Inspirasi  Arnel menemukan cara memotong buah nanas itu berawal saat melihat video pisau pengupas nanas secara manual. Di dalam video tersebut masih menggunakan tenaga manusia dengan memasukkan pisau ke nanas lalu ditarik yang selanjutnya terpotong.

Mahasiswa angkatan 2015 itu mengaku membeli pisau dan mencoba sendiri alat itu untuk mengupas nanas lalu memikirkan mendesain mesin pengupas buah tersebut.

"Akhirnya dengan bimbingan dosen dan dari teman juga bisa dibuat," katanya.

Dia mengaku masih mencoba mengembangkan alat itu karena hingga saat ini masih terbatas penggunaan untuk nanas dengan ukuran tertentu. Arnel tak memungkiri proses pengembangan itu juga melibatkan dosen pembimbing. (*)

loading...

Sebelumnya

Dukungan terhadap korban perkosaan di Jambi mencapai 17 ribu orang

Selanjutnya

Film "home" mengisahkan orangutan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4940x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4304x views
Domberai |— Minggu, 21 Oktober 2018 WP | 3860x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2520x views
Polhukam |— Selasa, 16 Oktober 2018 WP | 2466x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe