Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Masyarakat Warironi tolak pemindahan pembangunan dermaga perintis
  • Kamis, 09 Agustus 2018 — 20:09
  • 371x views

Masyarakat Warironi tolak pemindahan pembangunan dermaga perintis

“Kalau menggunakan jalan darat dari kota ke kampung kami, kami harus carter mobil dengan biaya Rp1,5 juta. Kami tetap mau pelabuhan perintis dibangun di kampung kami. Makanya kami bertemu DPR Papua,” kata Agus Taran.
Salah seorang tokoh adat Kampung Warironi, Agus Taran (kanan) bersama anggota Komisi IV DPR Papua bidang infrastuktur, Boy Markus Dawir – Jubi/Arjuna Pademme
Arjuna Pademme
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Senin, 15 Oktober 2018 | 06:14 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 21:06 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 19:52 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Masyarakat Kampung Warironi, Distrik Teluk Ampimoi, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua menolak dermaga perintis yang direncanakan dibangun di wilayah mereka tahun ini, dipindahkan ke Kampung Ambai, Distrik Kepulauan Ambai, seperti keinginan pemerintah setempat.

Tokoh adat Kampung Warironi, Agus Taran usai bertemu anggota Komisi IV DPR Papua bidang infrastuktur, Boy Markus Dawir, Kamis (9/8/2018) mengatakan, Bupati setempat, Tonny Tesar menyurat ke gubernur Papua meminta agar rencana pembangunan dermaga perintis yang dibiayai APBD provinsi dipindahkan ke Kampung Ambai.

Menurutnya, dalam surat bernomor 552.3/913/SET, tertanggal 2 Agustus 2018 itu, alasan bupati meminta pembangunan pelabuhan perintis dipindahkan karena pemkab telah membangun akses jalan dari Kota Serui, ibu kota Kabupaten Kepulauan Yapen ke Distrik Teluk Amimoi. 

“Kalau menggunakan jalan darat dari kota ke kampung kami, kami harus carter mobil dengan biaya Rp1,5 juta. Kami tetap mau pelabuhan perintis dibangun di kampung kami. Makanya kami bertemu DPR Papua,” kata Agus Taran.

Katanya, pembangunan dermaga perintis di Warironi merupakan permintaan masyarakat setempat kepada Pemprov Papua beberapa tahun lalu. Selain itu, tak ada masalah terkait lokasi yang akan digunakan untuk pembangunan dermaga tersebut, karena masyarakat telah menyerahkan tanah ulayatnya. 

“Saya yang menyerahkan lokasi pembangunan. Dinas Perhubungan provinsi sudah melakukan kajian di lapangan. Tinggal menunggu pelaksanaan pembangunan,” ucapnya.

Sementara Boy Markus Dawir yang juga merupakan perwakilan dari daerah pemilihan Kepulauan Yapen dan sekitarnya memastikan jika pembangunan dermaga tetap akan dilaksanakan di Kampung Warironi tahun ini. 

“Jadi masyarakat Ampimoi tetap tenang. Kami akan koordinasi dengan gubernur dan Dinas Perhubungan provinsi,” kata Boy Dawir.

Menurutnya, pembangunan itu merupakan janji Lukas Enembe, kepada masyarakat setempat saat ia masih menjabat gubernur, sehingga harus dipenuhi. 

Masyarakat lanjut dia, tak boleh dikecewakan karena telah merelakan tanah ulayatnya. Selain itu, pembangunan dermaga sudah dalam proses lelang sehingga tak mungkin dibatalkan.

Katanya, untuk beberapa distrik atau kampung di Kepulauan Yapen yang belum memiliki dermaga perintis, pihaknya akan mendorong agar diagendakan dalam APBD Papua tahun anggaran, 2019 ke atas. 

“Tidak hanya di Yapen, di Kabupaten Biak Numfor juga masih ada distrik yang butuh dermaga perintis,” ucapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Menghilangkan rastra lebih sulit ketimbang membuat Perda

Selanjutnya

Freeport pintu masuk mengevaluasi semua investasi di Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4815x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4206x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 3814x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3419x views
Polhukam |— Sabtu, 06 Oktober 2018 WP | 3295x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe