Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Protes Standing Rock: bentrokan dengan polisi soal pipa Dakota Access
  • Senin, 21 November 2016 — 15:42
  • 1131x views

Protes Standing Rock: bentrokan dengan polisi soal pipa Dakota Access

“Ini cuaca minus lima derajat, peluru karet, semprotan merica, dll, Mereka diserang dan terjebak di sana. Berdoa untuk masyarakat kami,” kata dia.
Polisi menembakkan gas air mata kepada pemrotes di Backwater Bridge seiring tensi yang memanas akibat penolakan saluran pipa minyak Dakota Access Pipeline - Morton County Sheriffs Department
The Guardian
Editor : Zely Ariane
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Pemrotes melawan pembangunan saluran pipa minyak kontroversial Dakota Access dilaporkan mendapat serangan gas air mata, dan peluru karet serta granat tangan saat melakukan aksi di lokasi.

Penegak hukum North Dakota-AS, melemparkan gas air mata dan menyemprot air ke ratusan aktivis pada Sabtu malam (20/11/2016) waktu setempat, saat terjadi blokade di jembatan terkait protes melawan saluran pipa minyak Dakota Access.

Pemrotes juga dilaporkan terkena peluru karet dan granat tangan selama blokade di jembatan menuju perkemahan, didirikan komunitas masyarakat asli dan aktivis lingkungan yang melawan saluran pipa kontroversial itu.

Baca juga Perempuan ini beraksi sendiri, tolak jaringan pipa minyak North Dakota

“Mereka disiram dengan water cannons,” kata LaDonna Brave Bull Allard, anggota suku Standing Rock Sioux dan pendiri perkemahan Batu Suci. “Ini cuaca minus lima derajat, peluru karet, semprotan merica, dll, Mereka diserang dan terjebak di sana. Berdoa untuk masyarakat kami,” kata dia.

Sementara kepala polisi Morton County menggambarkan peristiwa itu sebagai “kerusuhan berkepanjangan” dan menuduh pemrotes “sangat agresif”. Juru bicara pihak keamanan mengatakan mereka sudah melakukan tindakan sesuai prosedur karena para pemrotes mengelilingi jembatan sambil menyalakan api.

Satu orang dikabarkan ditahan dari peristiwa itu.(*)

loading...

Sebelumnya

Perempuan ini beraksi sendiri, tolak jaringan pipa minyak North Dakota

Selanjutnya

Di Turki, ribuan orang protes represi atas Partai Kurdish

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe