Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lingkungan
  3. Tambang ilegal di Korowai ditutup, helikopter disegel
  • Jumat, 10 Agustus 2018 — 14:42
  • 1675x views

Tambang ilegal di Korowai ditutup, helikopter disegel

Soedarmo menambahkan selain menutup tambang ilegal Kapolda Papua juga mensegel helikopter yang selama ini digunakan untuk mengangkut penambang maupun barang kebutuhan penambang.
Helikopter pengangkut penambang yang disegel oleh Polda Papua - Jubi/IST
Alexander Loen
Editor : Kyoshi Rasiey
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo membenarkan jika terhitung tanggal 10 Agustus 2018, tambang ilegal yang selama ini beroperasi di daerah Korowai telah ditutup.

Penutupan ini dilakukan oleh penjabat gubernur sendiri yang datang ke lokasi tambang didampingi oleh Kapolda Irjenpol Boy Rafli dan Pangdam Cenderawasih Mayjen George E. Supit pada hari Jumat (10/8/2018) pagi.

"Ia. Itu semua benar," jawab Soedarmo ketika dikonfirmasi tentang penutupan tambang ilegal di Korowai, Jumat sore.

Soedarmo menambahkan selain menutup tambang ilegal Kapolda Papua juga mensegel helikopter yang selama ini digunakan untuk mengangkut penambang maupun barang kebutuhan penambang.

Penutupan tambang ilegal ini diapresiasi oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), John Gobay. Menurutnya ini langkah yang baik. Namun ia mengingatkan bahwa berdasarkan pengalamannya di Degeuwo, tambang-tambang ilegal seperti di Korowai maupun Degeuwo jika ditutup bisa dibuka dan beroperasi kembali seperti semula.

"Saya sedikit paham kegiatan seperti di Korowai itu. Dugaan saya, dalam beberapa hari atau minggu depan mereka akan jalan lagi. Sebaiknya kita mendorong orang-orang lokal setempat yang menambang sendiri dengan izin pertambangan rakyat," kata Gobay.

Penambangan yang dilakukan secara ilegal di sekitar Korowai ini dilaporkan telah merusak lingkungan sekitar dan beberapa kali menimbulkan konflik antara masyarakat setempat dengan para penambang.  (*)

loading...

Sebelumnya

TN Wasur istimewa karena masyarakat adat

Selanjutnya

BKSDA Papua terima delapan kasuari selundupan dari Surabaya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe