Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Aliran listrik diputus, mama-mama Papua protes
  • Jumat, 10 Agustus 2018 — 18:26
  • 1003x views

Aliran listrik diputus, mama-mama Papua protes

Koordinator Solidaritas Pedagang Asli Papua (Solpap), Franky Warer mengatakan, aksi itu merupakan spontanitas dari mama-mama pedagang asli Papua, sebagai bentuk kekecewaan mereka.
Mama-mama pedagang asli Papua yang secara spontanitas memalang jalan di depan pasar lantaran aliran listrik dicabut PLN - Jubi/ IST
Arjuna Pademme
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Puluhan mama-mama pedagang asli Papua yang berjualan di pasar mama-mama Papua, jalan Percetakan, Kota Jayapura memalang jalan di depan pasar lantaran listrik diputus oleh pihak PLN selama beberapa jam, Jumat (10/8/2018) sore, karena menunggak pembayaran sejak empat bulan terakhir, dengan nominal berkisar Rp 60 juta.

 Koordinator Solidaritas Pedagang Asli Papua (Solpap), Franky Warer mengatakan, aksi itu merupakan spontanitas dari mama-mama pedagang asli Papua, sebagai bentuk kekecewaan mereka.

"Listrik diputus pihak PLN sekira pukul 11.00 WP. Saat itu saya masih di rumah, dan ada yang menghubungi saya. Saya langsung ke pasar dan menghubungi wali kota," kata Frany Warer ketika dihubungi Jubi, Jumat (10/8/2018) petang.

Menurutnya, setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, pemerintah setempat menyatakan akan segera menghubungi pihak PLN. 

Katanya, tak berapa lama berselang pihak pemerintah kota menyatakan PLN akan kembali menyambung aliran listrik ke pasar, sekira pukul 18.00 WP. 

"Namun pada pukul 17.00 WP, pihak PLN sudah datang ke pasar menyambung kembali aliran listrik," ucapnya.

Untuk penyelesaian tunggakan tagihan listrik di pasar mama-mama Papua lanjut Warer, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkota Jayapura, karena pengelolaan pasar di bawah kendali Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jayapura. 

"Kami berharap pihak terkait di Pemkot Jayapura segera menyelesaikannya. Kasihan kalau mama-mama berjualan dalam keadaan gelap pada malam hari," ujarnya. 

Sementara legislator Papua, John NR Gobai mengatakan, hal-hal seperti ini harus segera ditindaklanjuti pihak terkait agar tidak mengorbankan mama-mama.

"Pasar inikan pengelolaannya di bawah Dinas Perindakop Kota Jayapura. Jadi dinas tersebut perlu segera mencari solusi," kata Gobai. (*) 

loading...

Sebelumnya

Gobai: Pejabat yang menolak dihentikannya rastra, patut dicurigai

Selanjutnya

Doktor lulusan Harvard beberkan disertasi tentang Papua dan kolonialisme

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe