Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Legislator Biak pertanyakan penerimaan guru kontrak
  • Jumat, 10 Agustus 2018 — 23:08
  • 395x views

Legislator Biak pertanyakan penerimaan guru kontrak

"Sebagai wakil rakyat saya sangat prihatin dengan kondisi status guru kontrak 2017 karena persoalan menuntut hak honornnya sampai saat ini belum ada kejelasan," kata anggota DPRD Kabupaten Biak Numfor, Udhin Faisal.
Demo yang dilakukan para guru honorer di Biak, Januari 2018 – Jubi/Tribratanews
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Biak, Jubi - Anggota DPRD Kabupaten Biak Numfor, Udhin Faisal, mempertanyakan sistem penerimaan tenaga guru kontrak yang dilakukan Dinas Pendidika setempat pada 2018.

"Hasil pengumpulan data lapangan diperoleh DPRD, banyak guru kontrak lama yang selama ini berjuang menuntut hak honor selama 2017 tidak banyak diakomodasi dalam penerimaan dilakukan Dinas Pendidikan," katanya di Biak, Jumat (10/8/2018).

Ia menjelaskan status guru kontrak terdahulu, dari evaluasi tim DPRD, telah banyak membantu proses belajar mengajar siswa di berbagai jenjang pendidikan.

Sedangkan hal lain yang juga perlu menjadi perhatian pemkab Biak Numfor, menurut Udhin Faisal, karena 263 tenaga guru kontrak tahun 2017 sudah punya pengalaman mengajar di tempat tugas bersangkutan.

"Sebagai wakil rakyat saya sangat prihatin dengan kondisi status guru kontrak 2017 karena persoalan menuntut hak honornnya sampai saat ini belum ada kejelasan," kata politisi PKB itu.

Dia berharap tenaga guru kontrak yang diterima tahun 2018 harus punya komitmen kuat untuk mendidik dan mengajar anak di sekolah yang terdepan, tertinggal, dan terluar (3T).

Udhin Faisal mengakui ketersediaan tenaga guru yang dimiliki Kabupaten Biak Numfor sampai sekarang masih kurang memenuhi standar pelayanan pendidikan.

"Saya berharap setiap tahun masalah pendidikan di Kabupaten Biak Numfor makin lebih baik sehingga siswa di sekolah dapat menerima kegiatan belajar mengajar dengan lancar," harapnya.

Berdasarkan data pada 2018, Pemkab Biak Numfor melalui organisasi perangkat daerah Dinas Pendidikan merekrut 50 tenaga guru kontrak disebar di berbagai sekolah dasar dan SMP. (*)

loading...

Sebelumnya

Ambaidiru punya kopi enak, tapi jalannya rusak- rusak

Selanjutnya

Kantor Bupati Biak akan dibangun lima lantai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe