Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Pelajar SMN Sumut belajar Yospan dan lukisan Moi
  • Sabtu, 11 Agustus 2018 — 11:04
  • 394x views

Pelajar SMN Sumut belajar Yospan dan lukisan Moi

Peserta kegiatan Siswa Mengenal Nusantara (SMN) dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang berkunjung Distrik Saoka Kota Sorong, Jumat (9/8/2018), belajar tarian Yosim Pancar (Yospan) dan lukisan motif suku Moi, Sorong Provinsi Papua Barat.
Siswa Mengenal Nusantara – Jubi/Untuknegeri.bumn.go.id
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sorong, Jubi - Peserta kegiatan Siswa Mengenal Nusantara (SMN) dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang berkunjung Distrik Saoka Kota Sorong, Jumat (9/8/2018), belajar tarian Yosim Pancar (Yospan) dan lukisan motif suku Moi, Sorong Provinsi Papua Barat.

Peserta 33 duta Provinsi Sumatera Utara program BUMN Hadir untuk Negeri sangat antusias mengikuti pelatihan melukis motif suku Moi yang diberikan oleh Sanggar Seni Klabra Raya Sorong.

Ketua Sanggar Seni Klabra Raya Sorong, Frans Yadantrar, mengaku senang melatih pelajar asal Sumatera Utara melukis motif suku Moi.

Dia mengatakan melatih SMN Sumut melukis motif Moi merupakan salah satu bentuk promosi kepada masyarakat Indonesia terutama Sumatera Utara tentang motif lukisan suku Moi.

"Saya bangga ada orang dari luar Papua yang mau belajar tentang budaya dan tradisi adat Papua terutama kehidupan masyarakat adat Moi," ujarnya.

Motif lukisan suku Moi yang diberikan bagi SMN Sumut ada tiga yakni motif lukisan mata yang dalam bahasa suku Moi Klabra disebut Sipko. Motif lukisan kaki yang dengan bahasa Moi disebut Rit dan motif lukisan penjaga dusun yang dengan bahasa Moi disebut Nasfa.

Jonny, seorang peserta SMN Sumut, mengaku senang melukis motif suku Moi karena begitu unik dan merupakan salah satu pelajaran terkait budaya di Indonesia.

Selain belajar lukisan motif Moi, para peserta SMN dari Provinsi Sumatera Utarajuga belajar tarian Yosim Pancar (Yospan) yang merupakan tarian persahabatan bagi masyarakat Papua.

Dina Mariana Munteh, siswa SMK Ris Maduma Sumbul Dairi, mengaku sangat senang belajar Yospan.

"Saya sangat senang belajar tarian Yospan dan ingin mengetahui gerakan tarian Yospan tapi sayang waktu terbatas serta gerakan sulit tidak mudah menghafalnya,” katanya.

"Pelajar Sumatera Utara tersebut sangat senang belajar tarian Yospan dan diharapkan mereka memperkenalkan tarian persahabatan masyarakat Papua ini kepada rekan-rekannya di Sumatera," tambah dia.

SMN merupakan program pertukaran pelajar antar provinsi. Salah satu tujuan dari program ini adalah memperkenalkan budaya masyarakat di seluruh daerah kepada para pelajar yang didukung oleh Bank Mandiri, PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), dan PT Kawasan Industri Medan. (*)

loading...

Sebelumnya

Wisatawan asal Batam hilang saat menyelam di pesisir Mansinam

Selanjutnya

Hari kedua nihil, pencarian Kiatwansyah dilanjutkan besok pagi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe