Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Peserta SMN Aceh ingin makan papeda
  • Sabtu, 11 Agustus 2018 — 15:13
  • 330x views

Peserta SMN Aceh ingin makan papeda

"Yang paling terkenal kan papeda, cara makannya unik, saya mau coba selama di Papua," kata Sukma Ikram, seorang peserta SMN dari Aceh.
Ilustrasi, papeda - salah satu makanan khas Papua – Jubi/Roy Ratumakin
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Senin, 15 Oktober 2018 | 06:14 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 21:06 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 19:52 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) dari Provinsi Aceh yang menjalani program pertukaran pelajar dengan siswa asal Papua mengaku ingin mencoba makanan khas daerah yang dikunjungi, khususnya papeda.

Sukma Ikram, seorang peserta SMN dari Aceh, di Jayapura, Sabtu (11/8/2018), mengaku sangat antusias datang ke Papua dan sudah mencari tahu tentang Papua dan apa saja makanan khasnya.

"Yang paling terkenal kan papeda, cara makannya unik, saya mau coba selama di Papua," katanya.

Ia menyebut bahwa sejak di atas pesawat dan ketika dalam perjalanan menuju penginapan, dirinya sudah kagum dengan keindahan alam Jayapura.

Menurut dia yang kini duduk di kelas XII SMKN 1 Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, selama mengikuti kegatan SMN, ia ingin mempelajari kebudayaan setempat dan bisa dekat dengan masyarakat sekitar.

Senada dengan Ikram, peserta SMN asal Aceh lainnya, Farhan, memastikan ia harus mencoba seluruh makanan khas Papua yang disajikan selama kegiatan berlangsung.

Menurut dia, sebagai peserta SMN, ia harus mampu mempelajari kebudayaan Papua yang secara geografis letaknya sangat jauh dari Aceh sehingga hal tersebut merupakan kesempatan yang sangat sulit didapatkannya kembali.

Selain itu, Farhan mengaku ketika pesawat yang ia naiki akan mendarat di Bandara Sentani, ia sangat takjub melihat keindahan Danau Sentani.

Ia pun berharap selama satu minggu ke depan, masyarakat Papua bisa memberi sambutan hangat kepada peserta SMN Aceh, dan kedua belah pihak saling bisa berbagi pengetahuan kebudayaan masing-masing.

Peserta SMN dari Aceh dijadwalkan akan mengikuti berbagai kegiatan di Papua pada 11 hingga 18 AGustus 2018.

Selama di Papua, mereka akan dikordinir oleh PT. Pertamina (Persero) dan Perum Damri. (*)

loading...

Sebelumnya

Lima Uskup tanah Papua sebarkan surat edaran kepada pemangku kepentingan

Selanjutnya

Lahan sagu terluas di dunia ada di Papua, namun minim pemanfaatan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4815x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4206x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 3821x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3420x views
Polhukam |— Sabtu, 06 Oktober 2018 WP | 3295x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe