Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Kalimantan
  3. Bea cukai gagalkan masuknya 75 amunisi
  • Senin, 21 November 2016 — 15:04
  • 2207x views

Bea cukai gagalkan masuknya 75 amunisi

Kepala Bea Cukai Sintete Aris Sudarminto mengatakan pihaknya telah berhasil menggagalkan 75 amunisi dari Malaysia yang akan dibawa ke Sambas, Kalimantan Barat.
Ilustrasi. Bea cukai Pontianak gagalkan pengiriman amunisi. --tempo.co
ANTARA
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Pontianak, Jubi – Kepala Bea Cukai Sintete Aris Sudarminto mengatakan pihaknya telah berhasil menggagalkan 75 amunisi dari Malaysia yang akan dibawa ke Sambas, Kalimantan Barat.

“Pencegahan dilakukan pada 19 November 2016. Petugas Kantor Bantu Bea dan Cukai Aruk saat itu melakukan pemeriksaan rutin terhadap pelintas batas yang berasal dari Malaysia, dan berhasil menemukan 1 buah tas yang berisi 75 butir amunisi," ujarnya saat dihubungi di Sambas, Senin (21/11/2016).

Aris menjelaskan berdasarkan pengakuan pemilik amunisi tersebut dibeli 1.050 ringgit Malaysia. “Amunisi dengan berbagai tipe dapat dipergunakan untuk senjata api rakitan yang biasa digunakan oleh masyarakat untuk menjaga kebun dan berburu. Amunisi tersebut biasanya untuk melumpuhkan babi, kijang, rusa, burung dan sebagainya,” kata dia.

Dia mengatakan berdasarkan pasal 53 Undang Undang Kepabeanan, amunisi termasuk barang larangan dan pembatasan yang berarti harus ada izin khusus saat impor. “Jadi petugas Bea dan Cukai Sintete yang bertugas di PLBN Aruk harus melakukan pencegahan. Untuk pengamanan selanjutnya akan dilakukan koordinasi dengan instansi terkait dan sejumlah 75 amunisi tersebut telah diserahkan kepada Danki A Satgas Pamtas Yonif 131/BRS, Kapten Didik Lipur, untuk diproses lebih lanjut,” katanya. (*)

 

loading...

#

Sebelumnya

PLN percepat perbaikan kerusakan di Sampit

Selanjutnya

Landas pacu bandara Temindung tergenang

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe