Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kenapa ada TNI/Polri di acara  pembukaan PKKMB Uncen?  
  • Rabu, 15 Agustus 2018 — 02:22
  • 842x views

Kenapa ada TNI/Polri di acara  pembukaan PKKMB Uncen?  

Pihak Uncen  bakal  memanggil dekan,  pembantu dekan, ketua BEM masing-masing fakultas dan peserta PKKMB untuk dimintai keterangan.
Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru ( PKKMB) di Universitas Cenderawasih ( Uncen ) – Jubi/David Sobolim
David Sobolim
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi-  Pembukaan  kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru ( PKKMB) di Universitas Cenderawasih ( Uncen ) secara resmi dibuka oleh rektor Dr.Ir Apolo Safanpo ST.MT di auditorium Uncen Abepura, Selasa ( 14/8/2018).

Sekilas acara itu biasa saja. Tapi yang berbeda,  di luar pagar kampus sejumlah personil  TNI/polri terlihat berjaga-jaga.

Pada pukul 07.30 sebelum masuk ke dalam ruangan autodirium, sempat  terjadi saling dorong antar panitia dan peserta PKKMB. 

Pada pukul 09.45  WP akhirnya mahasiswa Fakultas Teknik masuk ke ruangan auditorium. Diikuti FISIP. Acara pembukaan dimulai sekitar pukul 10.13, dihadiri semua dekan di Uncen. Ditambah pihak  TNI/ Polri.

Rektor Uncen,  Apolo Safanpo, usai  pembukaan mengatakan  PKKMB tahun 2018 ini mengacu pada keputusan menteri  tentang pedoman pelaksanaan PKKMB di perguruan tinggi  yang mana sudah dijabarkan oleh keputusan rektor Uncen tentang standar operasional dan prosedur PKKMB di Uncen pada  Senin ( 14/8/2018)

PKKMB baru dibuka pada  14 Agustus 2018. Sedangkan pada  Senin ( 13/8/2018) digelar  pra PKKMB terlebih dahulu. 

Pada saat kegiatan pra itulah,  menurutnya di  FISIP, Fakultas MIPA  dan   Teknik telah  berlangsung aktivitas yang dinilai keluar  SOP. Dimana ada atribut-atribut yang tidak sesuai. Peserta meneriakkan yel-yel "Papua Merdeka" yang dianggap  bertentangan dengan ideologi  negara. Ada juga pemateri dari kelompok lain di luar kampus.

Untuk itu pihaknya  bakal  memanggil dekan,  pembantu dekan, ketua BEM masing-masing fakultas dan peserta PKKMB untuk dimintai keterangan. Jika terbukti ada pelanggaran sebagaimana disebutkan di atas,  maka pihaknya akan memberikan hukuman tegas

Dan terkait penjagaan aparat keamanan, Safanpo menjelaskan itu dilakukan sebagai langkah pencegahan, karena pihaknya  kuatir akan ada hal-hal yang tak diinginkan. 

Dekan  FKIP Uncen, Nomensen Mambraku menambahkan   ada kelompok tertentu dari luar kampus yang turut terlibat. Bagi mahasiswa yang terlibat,  sanksi yang bakal dikenakan  itu tidak bisa bersifat pidana. Melainkan sanksi akademik. (*)
 

 

loading...

Sebelumnya

ORI Papua: Kami lagi tangani kasus dugaan pungli di SMAN 1 Sentani

Selanjutnya

1.018 narapidana di Papua terima remisi kemerdekaan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe