Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. 14 peserta demo Garda Papua sempat ditangkap polisi
  • Senin, 03 September 2018 — 20:30
  • 407x views

14 peserta demo Garda Papua sempat ditangkap polisi

Penangkapan dilakukan aparat saat massa berorasi dan melakukan long march dari Ekspo, Waena menuju Abepura.
Foto bersama massa aksi Garda Papua yang ditahan di Polresta Kota Jayapura- (Jubi/Hengky Yeimo)
Hengky Yeimo
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi – Polisi menangkap 14 orang peserta aksi damai yang digelar Gerakan Rakyat Demokratik Papua (Garda Papua), Senin (3/8/2018). Mereka ditangkap di beberapa titik kumpul. Sebelum akhirnya dilepas kembali.

"Di titik Merpati (yang ditangkap) berjumlah tiga orang, titik Uncen bawah lima Orang, titik Ekspo Waena enam orang," kata Ketua Garda Papua, Yalmi Waro, kepada Jubi via selulernya, Senin (3/8/2018).

Aksi damai itu, mengusung tiga isu sentral yakni, desakan untuk menutup PT Freeport, demiliterisasi West Papua dan pembangunan Pasar Mama mama di seluruh tanah Papua.

Yalmi mengatakan, penangkapan dilakukan aparat saat massa berorasi dan melakukan long march dari Ekspo, Waena menuju Abepura.

"Ini negara demokrasi, aparat melakukan penangkapan ilegal. Kami juga sudah masukkan surat (ijin), tapi cara polisi tidak menunjukkan sebagai mana layaknya pihak keamanan. Justru mereka main premanisme," katanya.

Yalmi mengatakan, 14 orang itu sempat ditahan di Polsek Abe, lantas dibawa ke Polresta Kota Jayapura.

Sementara itu, Pengacara dari Perkumpulan Advokat Hak Asasi Manusia (PAHAM) Papua, Yohanis Mambrasar mengatakan, massa yang ditangkap itu yakni Kanibal Lokbere, Geri Kabak, Yali Wamo, Maria Beanal (MAI), Tresya Magai (Mai), Freedom Isataplo, Angkrek Bagaobau, Jhon Ciko, Zet En, Wille G, Riko Kobogau, Lanine Lani, Ferry Bokogau, Memo Hagisimijau.

"Mereka ditangkap sekitar pukul 08.50 - 09.30," katanya.

Mambrasar menegaskan, massa aksi yang ditangkap itu merupakan bagian dari peserta aksi damai Garda Papua, bukan massa yang digerebek di Rusnawa Uncen. “Mereka ini murni massa aksi Garda Papua," katanya.

Setelah ditahan selama kurang lebih tujuh jam, pada 14.25 WP mereka yang ditangkap akhirnya dipulangkan.

Sementara itu, Kapolres Jayapura, Ajun Komisaris Besar (Pol) Gustav Urbinas mengatakan, saat ini tidak ada lagi massa aksi yang ditahan. "Mereka sudah dipulangkan," katanya.(*)


 

loading...

Sebelumnya

Pemprov akan utamakan apa yang disarankan DPR Papua

Selanjutnya

KNPB: “Polisi jangan manfaatkan situasi untuk kriminalisasikan kami”

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe