TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Ada kekuatan besar di balik keberadaan masyarakat adat
  • Minggu, 09 September 2018 — 17:44
  • 1473x views

Ada kekuatan besar di balik keberadaan masyarakat adat

“Dibalik kebangkitan dan keberadaan masyaraka adat, ada kekuatan besar di dalamnya. Tidak mungkin orang luar akan datang untuk membantu dan membangun tempat kita kecuali masyarakat adat di kampung itu sendiri,” jelas Mathius Awoitauw, di Sentani, Minggu (9/9/2018).
Bupati Jayapura saat memberikan sambutan dalam satu kegiatan di aula lantai II kantor Bupati Jayapura - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
[email protected]
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Kata-kata yang ditulis oleh seorang Missionaris, Samuel I.S Kijne, di atas batu peradaban di Miyei Wasior Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat secara perlahan-lahan akan tergenapi.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan apa yang tertulis di atas batu peradaban ini sangat penting bagi masyarakat Papua secara umum dan masyaakat di Kabupaten Jayapura khususnya.

“Dibalik kebangkitan dan keberadaan masyaraka adat, ada kekuatan besar di dalamnya. Tidak mungkin orang luar akan datang untuk membantu dan membangun tempat kita kecuali masyarakat adat di kampung itu sendiri,” jelas Mathius Awoitauw, di Sentani, Minggu (9/9/2018).

Dikatakan, Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki oleh masyarakat adat sangat melimpah dan tidak akan habis-habisnya. Sekarang bagaimana kita mempersiapkan diri untuk bersinergi untuk pembangunan di kampung.

“Pembangunan harus berjalan sampai di kampung-kampung tanpa mengabaikan hak-hak masyarakat adat. Masyarakat yang harus bersinergi dan membuka diri untuk proses pembangunan tersebut dengan melibatkan diri secara aktif dan berperan secara langsung di dalamnya,” kata Bupati Awoitauw.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan pemerintah daerah dengan Alokasi Dana Kampung (ADK), Alokasi Dana Desa (ADD), serta Prospek yang setiap tahun dikucurkan ke setiap kampung merupakan wujud perhatian yang secara kontinu berjalan.

“Karena ketika anggaran ini turun ke kampung sudah menjadi hak dan tanggung jawab masyarakat kampung. Tinggal bagaimana masyarakat memanfaatan anggaran tersebut dengan semaksimal mungkin,” ujarnya. (*)

loading...
Loading...

Sebelumnya

Bupati Jayapura: Masyarakat adat wajib jaga sumber daya alam

Selanjutnya

Sekolah adat berikan warna baru kehidupan OAP

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe