Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lingkungan
  3. Aktivis lingkungan ingatkan tanam pohon harus dijadikan budaya
  • Kamis, 24 November 2016 — 07:13
  • 1373x views

Aktivis lingkungan ingatkan tanam pohon harus dijadikan budaya

“Hari pohon atau hari menanam pohon bukan saja sebagai momen peringatan, tetapi tanam pohon harus menjadikan budaya hijau. Kalau mau hidup nyaman setiap saat, karena pohon adalah sumber kehidupan baik udara, tanah dan air akan selalu menjaga kehidupan manusia,” kata Andre Liem kepada Jubi di per selular, Rabu, (23/11/2016).
Kawasan Kampwolker di Distrik Heran, Kota Jayapura yang sudah digunduli oknum-oknum yang tak bertanggung jawab – Jubi/Abeth You
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Menanam pohon merupakan salah satu langkah dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dalam penerapannya, masyarakat harus ikut serta menanam pohon dan menjadikannya sebagai kebiasaan yang baik sehingga bisa menjadi budaya, terlebih kepada orang Papua yang ada di perkotaan maupun perkampungan.

Aktivis lingkungan Kota Jayapura, Andre Liem mengatakan, kepedulian pada kelestarian lingkungan dapat diwujudkan dalam bentuk menanam pohon di sekitar tempat tinggalnya.

“Hari pohon atau hari menanam pohon bukan saja sebagai momen peringatan, tetapi tanam pohon harus menjadikan budaya hijau. Kalau mau hidup nyaman setiap saat, karena pohon adalah sumber kehidupan baik udara, tanah dan air akan selalu menjaga kehidupan manusia,” kata Andre Liem kepada Jubi di per selular, Rabu, (23/11/2016).

Liem mengatakan, pohon dapat menjaga keseimbangan kehidupan manusia. Kalau perlu tanam pohon bukan pada hari pohon, saja tetapi setiap hari.

“Dan pohon juga menjadi kreasi budaya orang Papua untuk menghormati nenek moyang dalam bentuk patung mbis, patung bintoro dan lain-lain,” jelas Liem.

Aktivis lingkungan lainnya, Petrus Yop Yepese mengatakan, dalam upaya memasyarakatkan gerakan menanam dan memelihara pohon secara nasional sebagai sikap hidup dan budaya bangsa, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono menetapkan 28 November 2008 sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia.

“Buanglah jauh-jauh anggapan bahwa pengelolaan lingkungan hidup adalah sebuah beban. Justru mari tumbuhkan inisiatif perlunya menjaga kelestarian lingkungan,” kata Petrus.

Ia berharap kepada instansi terkait di Pemprov Papua agar bisa bergandengan dengan aktivis yang selama ini peduli terhadap lingkungan untuk menghijaukan bumi ini. “Kalau saya apresiasi kepada Pemkot Jayapura, walaupun sebagian saja ada kehijauan,” imbuhnya.

“Sekarang secara langsung mari ikut langsung berperan dalam penanaman pohon, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menanam dan memelihara tanaman sebagai bagian dari sikap atau budaya bangsa yang melekat pada kehidupan sehari-hari. Kalau tidak kita laksanakan penanaman pohon pada 28 November 2008 sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Pentingnya pohon di bumi, bayangkan jika hutan botak

Selanjutnya

Perlu ada sanksi tegas bagi pembunuh cenderawasih

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe