Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Tuntut status PNS, puluhan honorer demo di kantor gubernur
  • Rabu, 12 September 2018 — 17:09
  • 1285x views

Tuntut status PNS, puluhan honorer demo di kantor gubernur

Sebagian besar tenaga honorer sudah mengabdi di pemerintahan sejak 2005 lalu
Puluhan tenaga honorer K2 saat demo di halaman kantor Gubenrur - Jubi/Alex
Alexander Loen
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi - Tuntut status PNS, puluhan pegawai honorer kategori II menggelar demo di halaman Kantor Gubernur Papua Jalan Soa Siu Dok II Jayapura, Rabu (12/9/2018).

Para honorer datang membawa spanduk bertuliskan "Honorer Kategori II Provinsi Papua dan Kota Jayapura Minta Kepada Bapak Gubernur Untuk Tuntaskan Honorer K2", dengan harapan bisa langsung bertemu dengan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Frits Awom, koordinator demo dalam orasinya menyampaikan sebagian besar tenaga honorer sudah mengabdi di pemerintahan sejak 2005 lalu, bahkan nama-nama mereka sudah masuk dalam data base Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Untuk itu, kami meminta kepada Gubernur supaya dapat menolong dan membantu agar kami dapat diangkat sebagai pegawai negeri," kata Awom.

Menurut dia, dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 36 dan 37 tahun 2018, telah disebutkan tenaga honorer Kategori II sebagai eks kategori dua Se-Indonesia.

Namun dalam waktu dekat, Pemerintah Pusat melalui Kemenpan RB akan kembali membuka penerimaan CPNS secara nasional dan dibuka secara umum.

“Untuk itu, sekali lagi kami Honorer K2 provinsi dan Kota Jayapura, minta kepada Gubernur untuk selesaikan dan angkat kami sebagai pegawai negeri. Sebab kalau pun kami minta penerimaan CPNS ditunda, pasti tidak mungkin karena perekrutannya secara nasional," ujarnya.

“Makanya, kami minta gubernur selaku pimpinan tertinggi di Papua setidaknya mengakomodir tuntutan kami. Itulah inti dan tujuan kedatangan untuk sampaikan aspirasi kepada Gubernur,” sambungnya.

Ia katakan, saat ini jumlah honorer K2 yang ada di Provinsi Papua mencapai 78 orang, sedangkan Kota Jayapura sebanyak 407 orang.

"Jumlah ini tentu tidak sedikit, makanya kami datang minta kepada gubernur untuk bisa ditindaklanjuti," kata Awom dengan nada kecewa karena tidak ada satupun pejabat yang keluar menemui mereka.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Papua, Nicolaus Wenda mengatakan nasib tenaga honorer K2 di lingkungan pemerintahan Provinsi Papua menjadi pekerjaan rumah yang sangat berat.

"Untuk mengatasi masalah ini, kami akan menyampaikan ke pemerintah pusat mengenai nasib tenaga honorer K2," kata Wenda. (*)

 


 

loading...

Sebelumnya

Gubernur Papua imbau kepala daerah sukseskan Pemilu 2019

Selanjutnya

Pengusaha GEL diminta tidak jual proyek pekerjaan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe