Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Ini cara BI tekan inflasi di Papua
  • Kamis, 13 September 2018 — 08:39
  • 653x views

Ini cara BI tekan inflasi di Papua

Bank Indonesia Perwakilan Papua memprediksi rasio peningkatan harga atau inflasi di akhir tahun 2018 mendatang dengan melakukan penjajagan pengefektifan cold storage yang ada di Biak untuk supply ikan di Jayapura dan Merauke.
Ilustrasi, cold storage di Pelabuhan Poumako, Mimika, yang baru saja diresmikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan – Jubi/Dok. KKP 
Sindung Sukoco
[email protected]tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Bank Indonesia Perwakilan Papua memprediksi rasio peningkatan harga atau inflasi di akhir tahun 2018 mendatang dengan melakukan penjajagan pengefektifan cold storage yang ada di Biak untuk supply ikan di Jayapura dan Merauke.

“Sekarang ini yang memicu inflasi di Jayapura dan Papua secara umumnya adalah jenis ikan, dan sedikit agak sulit karena cuaca yang tak bisa diprediksi, apalagi bulan September hingga Desember. Untuk komoditi lainnya seperti beras dan bawang merah dan putih nggak terlalu mempengaruhi. Transportasi juga tidak. Kemaren bentuk kerjasama TPID di seluruh Indonesia dengan Bulog adalah menggelontorkan beras premium ke pasar menjadi bagian pengendalian harga,” ujar Kepala Bank Indonesia Perwakilan Papua, Joko Supratikto, kepada Jubi melalui WhatsApp, Rabu (12/9/2018).

Oleh sebab itu, Bank Indonesia memandang perlu untuk mengaktifkan penggunaan cold storage di Biak, dengan melalui kerjasama dengan kelompok binaan BI dengan nelayan di Biak.

“Ini memang agak sulit, karena membutuhkan biaya yang cukup besar dan  BI mendorong itu segera dioperasikan itu untuk supply ikan yang ada. Paling tidak, kami inginkan pelatihan manajemennya, sudah dijajagi oleh kelompok binaan ‘Janggas’ dengan kelompok di Biak dan ke depan komoditas ikan akan dipindahkan dari Biak ke Jayapura dan Merauke,” katanya.

Dan ini, kata Joko, akan menjadi program BI untuk bisa dilaksanakan di akhir tahun 2018 mendatang.

Ia mengemukakan cold storage yang ada di Jayapura dan Biak yang belum maksimal penggunaannya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Papua, Bambang Wahyu Ponco Aji,  mengemukakan inflasi Papua diakibatkan tidak bagusnya stok dan faktor distribusi. Untuk mengantisipasi lebih tingginya inflasi tahunan, pemerintah daerah harus dari sekarang mulai antisipasi stok barang dan mengawasi arus distribusi barang yang biasanya di akhir tahun akan padat.

“Permasalahan kita adalah masalah pasokan dan distribusi sehingga ini ada upaya Bulog melakukan operasi pasar akan membantu menstabilkan  inflasi di Papua hingga akhir tahun mendatang. Semoga tidak ada hal lain seperti ini, sebab banyak faktor yang bisa mempengaruhi inflasi seperti Ikan, beras, bawang merah, dan sebagainya,” katanya. (*) 

loading...

Sebelumnya

Mengkonsumsi pangan lokal Papua

Selanjutnya

Satgas Waspada: Investasi harus legal dan logis

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe