Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Sulawesi
  3. Mahasiswa protes kelangkaan BBM dan nilai tukar rupiah
  • Kamis, 13 September 2018 — 15:32
  • 588x views

Mahasiswa protes kelangkaan BBM dan nilai tukar rupiah

Protes itu dilakukan di halaman gedung sekretariat dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Sultra di Kendari
Ilustrasi BBM, pixabay.com
ANTARA
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Kendari, Jubi - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kendari, Sulawesi Tenggara, memprotes kelangkaan bahan bakar minyak dan pelemahan rupiah yang berdampak langsung di daerah setempat. Protes itu dilakukan di halaman gedung Sekretariat dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Sultra di Kendari.

“Kami juga mendesak kepada pimpinan DPRD Sultra untuk menjelaskan kepada masyarakat terkait kelangakaan bahan bakar minyak (BBM) solar bersubsidi yang akhir-akhir ini sulit didapatkan warga masyarakat," ujar  ketua Umum DPD IMM Sultra, Supratman, di depan anggota Komisi III DPRD Sultra, Kamis (13/9/2018).

Selain persoalan BBM, IMM juga minta dewan menghadirkan Bank Indonesia dalam rapat dengar pendapat bersama untuk memberikan klarifikasi terkait menurunnya nilai tukar rupiah. Selain itu ia juga minta anggota wakil rakyat mengurangi perjalanan dinas ke luar kota.

Supratman meminta kepada DPRD Sultra agar menyampaikan keberatan kepada pemerintah pusat dan pihak-pihak terkait agar mengantisipasi terjadinya penimbunan BBM dan upaya-upaya menyimpang lainnya agar harga-harga tetap stabil.

Sedangkan juru bicara IMM Sultra, Ali Sutimin Pratama, minta pemerintah meninjau kembali aktivitas impor yang merongrong kedaulatan pangan. “Olehnya itu perlu mengoptimalkan peranan petani pribumi untuk menjamin terjaganya harga pangan, swasembada pangan dan kesejahteraan petani," kata Ali

Wakil Ketua Komisi III DPRD Sultra, Sarlinda Mokke, mengatakan tuntutan mahasiswa menjadi perhatian di komisinya untuk diteruskan ke pemerintah pusat.

"Semua tuntutan dari adik-adik mahasiswa hari ini sudah kami catat dan akan kami teruskan ke tingkat pimpinan yang selanjutnya dikirim ke pusat," ujar Sarlinda. (*)

loading...

Sebelumnya

Unicef dan Sulbar bahas penanganan anak putus sekolah

Selanjutnya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe