Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Israel hancurkan pondok demonstran Palestina
  • Kamis, 13 September 2018 — 16:17
  • 432x views

Israel hancurkan pondok demonstran Palestina

Beberapa sumber Reuters mengatakan tentara Israel tiba sebelum matahari terbit pada Kamis (13/9/2018) dan menghancurkan gubuk-gubuk yang dibangun para demonstran
Ilustrasi tenda pengungsi,pixabay.com
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jakarta, Jubi - Israel menghancurkan sejumlah pondok aktivis Palestina di Khan al-Ahmar, desa suku Bedouin di Tepi Barat yang telah digusur pemerintah. Beberapa sumber Reuters mengatakan tentara Israel tiba sebelum matahari terbit pada Kamis (13/9/2018) dan menghancurkan gubuk-gubuk yang dibangun para demonstran, namun tak menyentuh tempat berkemah penduduk Bedouin.

Lima gubuk yang dihancurkan itu dibangun oleh aktivis dari kelompok HAM dan otoritas Palestina yang didukung Barat untuk membantu komunitas Bedouin.  Desa Khan al-Ahmar sendiri terletak dekat jalan penghubung yang melewati Tepi Barat, dari Yerusalem hingga ke Laut Mati.

Rencana Israel untuk menggusur desa dan memindahkan 180 penduduk Bedouin dikecam warga Palestina dan beberapa negara Eropa, yang mengkhawatirkan dampak pada penduduk dan harapan perdamaian.

Suku Bedouin selama ini hidup berpindah-pindah sambil menggembalakan hewan ternak mereka. Warga Palestina menganggap penggusuran ini sebagai bagian dari rencana Israel untuk menciptakan permukiman yang bakal memisahkan Yerusalem Timur dari Tepi Barat.

Selama ini, Israel dan Palestina memperebutkan wilayah Yerusalem Timur untuk menjadi ibu kota mereka.

Pekan lalu, Mahkamah Agung menolak petisi untuk mencegah penggusuran ini, mendukung otoritas yang menyatakan bahwa desa itu dibangun tanpa izin. Namun, warga Palestina menyatakan bahwa dokumen-dokumen sangat sulit didapatkan. (*)

loading...

Sebelumnya

Ribuan warga Filipina dievakuasi dari ancaman topan Mangkhut

Selanjutnya

Turki perbanyak peralatan militer ke perbatasan Suriah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe