Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. PKBM Weda Angletok Say difasilitasi donatur Perancis budidaya labu madu
  • Kamis, 13 September 2018 — 19:03
  • 396x views

PKBM Weda Angletok Say difasilitasi donatur Perancis budidaya labu madu

Pimpinan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Weda Angletok Say Merauke, Siti Habibah Letsoin, mengaku pihaknya difasilitasi salah seorang donatur dari Perancis untuk pelatihan budidaya labu madu selama sebulan di Cianjur Jawa Barat.
Siti Habibah Letsoin sedang merawat beberapa tanaman dalam polibag – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Merauke, Jubi – Pimpinan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Weda Angletok Say Merauke, Siti Habibah Letsoin, mengaku pihaknya difasilitasi salah seorang donatur dari Perancis untuk pelatihan budidaya labu madu selama sebulan di Cianjur Jawa Barat.

Menurutnya, beberapa waktu lalu, donatur tersebut datang di Merauke dan melihat berbagai aktivitas yang dilakukan termasuk mendidik anak-anak Papua di PKBM.

Setelah seminggu di Merauke, lanjut dia, beberapa hari kemudian ditawari mengikuti pelatihan untuk pengembangan labu madu maupun beberapa tanaman lain seperti melon, cabai keriting, serta sejumlah tanaman umur pendek lain.

Khusus labu madu, menurutnya, dikembangkan di Australia dan memiliki nilai gizi sangat tinggi dan menjadi makanan kelas menengah ke atas. Tanaman tersebut, menjalar, dan nantinya akan berbuah.

Untuk saat ini, katanya, ia masih mengembangkan dalam bentuk polibag. Karena pekarangan yang tidak memungkinkan. Ini masih juga dalam bentuk ujicoba.

“Ya, kalau ke depan hasilnya baik, tentu akan dikembangkan di areal lahan lebih luas. Apa yang saya lakukan ini juga sebagai salah satu bentuk latihan kepada anak-anak Papua agar kelak nanti dapat mengembangkan usaha dimaksud,” ujar Letsoin kepada Jubi, Kamis (13/9/2018).

Seorang anak didik di PKBM, Maria, mengaku tertarik dengan usaha sampingan yang sedang digeluti pimpinannya. Meskipun masih terbatas di dalam polibag, tetapi dipastikan beberapa jenis tanaman dimaksud berhasil nanti.

“Saya lihat ibu merawat dengan sangat baik dan terus memberi pupuk organik sehingga kelihatan sangat subur,” ungkapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

DPRD diminta perjuangkan pembangunan asrama di kampung

Selanjutnya

Profesi guru ditinggalkan, buka PKBM demi anak-anak Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe