Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Lukas Enembe: “Saya perintahkan penerimaan IPDN diseleksi ulang”
  • Kamis, 13 September 2018 — 19:37
  • 4588x views

Lukas Enembe: “Saya perintahkan penerimaan IPDN diseleksi ulang”

Kalau tidak ada anak-anak Papua yang ada dalam penerimaan nanti, saya suruh tutup saja kampus IPDN di Papua. Buat apa ada kampus tetapi anak-anak Papua tidak ada yang menempuh pendidikan di dalamnya
Gubernur Lukas Enembe saat memberikan keterangan kepada wartawan –Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi – Gubernur Papua, Lukas Enembe meminta pihak Majelis Rakyat Papua (MRP) segera membatalkan seluruh nama-nama peserta yang lolos dalam seleksi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang berlangsung beberapa waktu lalu.

Hal ini dilakukan karena menurutnya, penerimaan IPDN tersebut tidak memihak kepada Orang Asli Papua (OAP), apalagi dirinya mendengar ada dua nama yang tidak ikut dalam tes namun lolos dalam tahapan tes oleh tim Panitia Seleksi (Pansel) .

“Saya perintahkan untuk khusus penerimaan IPDN tahun ini dibatalkan, dan harus dilakukan penerimaan baru. Dan saya juga meminta agar pada penerimaan baru nanti OAP harus diutamakan dan harus sesuai dengan jalur yang sudah ditentukan. Jangan main dari balik pintu. Itu tidak benar dan sudah menyalahi aturan,” kata Gubernur Lukas menjawab pertanyaan Jubi, Kamis (13/9/2018) usai menggelar pertemuan dengan pihak MRP.

Gubernur Lukas mengatakan, pihak pusat dalam hal ini pemerintah juga harus paham situasi dan kondisi di tanah Papua. Apalagi salah satu kampus IPDN itu ada di Papua.

“Kalau tidak ada anak-anak Papua yang ada dalam penerimaan nanti, saya suruh tutup saja kampus IPDN di Papua. Buat apa ada kampus tetapi anak-anak Papua tidak ada yang menempuh pendidikan di dalamnya,” ujarnya.

Dikatakan, memang untuk menempuh sebuah pendidikan itu membutuhkan proses yang panjang dan juga harus bersaing dengan orang lain, namun berbicara masalah afirmasi maka orang Papua harus diutamakan.

“Ini penting. Kalau Jakarta tidak menuruti keinginan masyarakat Papua makanya sering sekali masyarakat Papua berteriak merdeka. Ini yang harus dipahami. Jadi saya tegaskan bahwa untuk penerimaan IPDN tahun ini harus diulang. Ini untuk menghindari konflik,” tegas Gubernur Lukas.

Di tempat yang sama, Ketua MRP Timotius Murib kepada Jubi mengatakan pihaknya sudah menyampaikan hal tersebut secara lisan kepada Gubernur Papua. Dalam waktu dekat dirinya dan juga pihak Pansel akan bertemu Gubenrur Papua untuk membahas hal tersebut.

“Kami juga merasa aneh karena dari 91 nama yang lolos tes ada beberapa nama yang bermasalah. Artinya, beberapa nama tersebut tidak ikut dalam tes namun namanya lolos yang diumumkan oleh pihak Dinas Kepegawaian Provinsi dan IPDN,” katanya.

Disinggung apakah ada upaya suap yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu agar beberapa nama yang tidak ikut dalam tes namun lolos dalam tes, Timotius Murib mengatakan bahwa indikasi itu pasti ada dan pihaknya akan menelusurinya, baik di Pansel sendiri maupun Dinas Kepegawaian Provinsi dan IPDN.

Murib juga menyatakan setuju dengan seleksi ulang itu, karena sebelumnya dinilai cacat.

“Nanti tanggal 17 September 2018 ini kami akan bertemu dengan Gubernur. Saya berharap ada solusi terbaik soal penerimaan IPDN tahun ini,” ujarnya. (*)


 

loading...

Sebelumnya

Pertumbuhan ekonomi hijau jadi tumpuan visi misi Provinsi Papua

Selanjutnya

Jaga laut, DKP Papua bentuk tim khusus

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe