Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Jaga laut, DKP Papua bentuk tim khusus
  • Kamis, 13 September 2018 — 20:08
  • 771x views

Jaga laut, DKP Papua bentuk tim khusus

Melibatkan unsur agama, adat, nelayan, petani, dan pengusaha di bidang perikanan.
Amay, salah satu wilayah pesisir di Kabupaten Jayapura - Jubi.dok
Alexander Loen
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi - Untuk menjaga lautan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua akan membentuk tim khusus, yakni Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas). Melibatkan unsur agama, adat, nelayan, petani, dan pengusaha di bidang perikanan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua, FX Mote mengatakan pembentukan tim khusus akan dilakukan di 13 kabupaten/kota di wilayah pesisir, yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Sarmi, Mamberamo Raya, Supiori, Kepulauan Yapen, Waropen, Biak, Nabire, Mimika, Asmat, Mappi dan Merauke.

"Kami membentuk kelompok ini untuk menjaga keberadaan laut Papua dari orang tak bertanggung jawab, yang selalu ingin merusak," kata Mote kepada wartawan, di Jayapura, Kamis (13/9/2018).

Menurut ia, dengan dibentuknya Pokmaswas menunjukkan bentuk partisipasi dan dukungan masyarakat dalam mengelola wilayah perairan. Mengingat, wilayah perairan Papua sangat luas dan tak bisa hanya diawasi oleh satu daerah saja.

"Jadi kewajiban kelompok ini adalah bagaimana menjaga laut tetap bersih, jangan menangkap ikan menggunakan bom atau harus menggunakan alat-alat tangkap ramah lingkungan serta masyarakat nelayan juga harus memperhatikan orang yang keluar masuk di pesisir dan wilayah laut," ujarnya.

Meskipun sudah membentuk tim khusus, kata ia, pihaknya tetap akan bekerjasama dengan TNI/Polri di bidang keamanan perairan, dengan harapan pengawasan lautan bisa berjalan maksimal.

"Kerjasama perlu dilakukan agar ada laporan yang jelas mengenai kondisi perairan di Papua," kata Mote.

Secara terpisah, Mikha Tomkey, nelayan Kota Jayapura mengaku sangat menyambut baik pembentukan Pokmaswas, mengingat sampai saat ini masih banyak orang yang tidak bertanggung jawab menangkap ikan dengan cara-cara ilegal.

"Pembentukan kelompok ini sangat baik, namun juga harus di dukung dengan fasilitas yang memadai sehingga bisa berjalan sesuai dengan keinginan pemerintah. Disamping itu, perlu juga ada pendampingan," kata Tomkey. (*)


 

loading...

Sebelumnya

Lukas Enembe: “Saya perintahkan penerimaan IPDN diseleksi ulang”

Selanjutnya

Jabatan Kadis PUPR Papua resmi diserahterimakan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe