Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Ini tanggapan Lukas Enembe atas pernyataan Sandiaga Uno
  • Kamis, 13 September 2018 — 21:01
  • 32196x views

Ini tanggapan Lukas Enembe atas pernyataan Sandiaga Uno

Saya ini pimpinan partai politik. Saya bisa lepas jabatan sebagai gubernur untuk berkampanye pada Pilpres mendatang. Politik itu pilihan
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Papua, Lukas Enembe pada suatu kesempatan – Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Gubernur Papua Lukas Enembe juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Papua mengatakan, pernyataan calon wakil presiden Sandiaga Uno – pasangan calon presiden Prabowo Subianto – yang meminta kepala daerah untuk tidak terlibat dalam kampanye Pilpres 2019 mendatang adalah salah besar.

“Kalian sudah mendengar tanggapan dari Pak Ridwan Kamil? Apa yang dikatakan Pak Ridwan itu sudah betul, karena dia (Sandiaga Uno) juga pernah melakukan hal yang sama,” kata Gubernur Lukas kepada wartawan, Kamis (13/9/2018) di Jayapura.

Dikatakan, setiap orang memiliki hak politik yang sama, begitupun dirinya. “Soal dukung Jokowi di Pilpres 2019 mendatang, saya sudah sampaikan kepada Pak SBY selaku pemimpin tertinggi Partai Demokrat bahwa pada Pilpres tahun depan saya ada di pihak Jokowi. Dan itu pilihan politik saya,” ujarnya.

Menyoal terlibat dalam kampanye Pilpres 2019 mendatang, Lukas Enembe mengatakan bahwa dirinya akan tetap mengikuti aturan yang ada. Tidak akan membawa-bawa jabatannya sebagai gubernur dalam kampanye Pilpres mendatang.

“Saya ini pimpinan partai politik. Saya bisa lepas jabatan sebagai gubernur untuk berkampanye pada Pilpres mendatang. Politik itu pilihan,” katanya.

Sebelumnya seperti dilansir dari laman tirto.id, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Johnny G Plate meminta Sandiaga Uno introspeksi diri sebelum menyampaikan pandangannya ihwal kepala daerah yang ikut berkampanye di pemilu 2019.

Menurut Plate, kritikan yang disampaikan Sandiaga itu sah saja. Akan tetapi, Sandiaga diminta berkaca karena sempat terlibat dalam kampanye di Pilkada 2018.

"Kalau pernah kampanye, kalau pernah dulu ya kritik diri sendiri berarti ya. Jadi kami bertanya ada apa itu? Apa karena kurang kepala daerahnya?" ujar Plate di Posko Pemenangan Jokowi-Ma'ruf, Jakarta, Kamis (13/9/2018). (*)

 


 

loading...

Sebelumnya

Bupati Puncak Jaya klaim pergantian 302 kepala kampung sudah prosedural

Selanjutnya

MRP pertanyakan KPA soal penggunaan anggaran Rp9 M

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe