Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Turki perbanyak peralatan militer ke perbatasan Suriah
  • Jumat, 14 September 2018 — 14:09
  • 677x views

Turki perbanyak peralatan militer ke perbatasan Suriah

Tercatat alat perang kendaraan lapis baja, howitzer Firtina (badai), tank, dan alat berat pembangunan dikerahkan ke satuan perbatasan.
Ilustrasi penyerangan, pixabay.com
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jakarta, Jubi - Turki perbanyak peralatan militer ke perbatasan Suriah termasuk bantuan militer tiba di perbatasan Suriah di Provinsi Kilis dan Hatay, Turki Selatan, pada Kamis (13/9/2018. Tercatat alat perang kendaraan lapis baja, howitzer Firtina (badai), tank, dan alat berat pembangunan dikerahkan ke satuan perbatasan.

Kehadiran itu menunjukan Turki telah memperkuat kehadiran militernya di perbatasan Suriah yang belum lama ini telah mengumumkan rencana melancarkan serangan besar militer di Idlib, tempat tinggal lebih dari tiga juta orang Suriah.

Ancaman perang itu membuat  banyak di antara masyarakat menyelamatkan diri dari kota besar lain setelah serangan oleh pasukan Presiden Bashar al-Assad. Hal itu membuat PBB memperingatkan serangan semacam itu akan menakibatkan bencana "kemanusiaan terburuk pada Abad 21.

Sebelumnya pasukan militer Suriah didukung Iran dan Rusia menggempur Provinsi Idlib, yang menjadi kantong terakhir wilayah yang masih dikuasai pemberontak. Jet tempur Suriah dan Rusia kini terus meningkatkan serangan ke wilayah sisi selatan Idlib.

Idlib terletak di sebelah barat laut Suriah yang berbatasan dengan Afrin, kawasan dikuasai Turki di sebelah timur laut dan wilayah yang dikuasai pemerintah di sebelah tenggara dan barat daya. Jalan tol yang disebut M5 menghubungkan Aleppo dan Damaskus membentang di sebelah timur Idlib.

Provinsi itu jatuh ke tangan pemberontak pada awal 2015 dan dihuni oleh para militan dan jihadis. Kelompok gabungan militan bernama Hayat Tahrir al-Syam, masih cabang Al Qaidah, yang sebelumnya bernama Jabhat al Nusra, kini mendominasi Idlib. Kelompok gabungan militan lainnya bernama Pembebasan Barisan Nasional didukung oleh Turki.

Diperkirakan ada sekitar 50 ribu pemberontak, termasuk sekitar 10 ribu militan garis keras dan Al Qaidah di Idlib. Karena tidak ada tempat lain untuk lari mereka kemungkinan akan bertempur sampai mati ketimbang menyerah. (*)

loading...

Sebelumnya

Israel hancurkan pondok demonstran Palestina

Selanjutnya

Korut dan Korsel buka kantor penghubung

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe