Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Awal Desember, semua ASN koruptor akan dipecat
  • Jumat, 14 September 2018 — 18:46
  • 1050x views

Awal Desember, semua ASN koruptor akan dipecat

"Papua Barat adalah salah satu provinsi yang belum memecat ASN yang tersandung tindak pidana korupsi. Nanti realisasinya paling lambat bulan Desember. Pasalnya, KPK terus mendesak," ujar Sugiyono, di Manokwari, Jumat (14/9/2018).
Kepala Inspektorat Papua Barat, Sugiyono - Jubi/Hans Arnold Kapisa
Hans Kapisa
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Manokwari, Jubi - Kepala Inspektorat Papua Barat, Sugiyono, mengatakan sesuai arahan Sekda Provinsi Papua Barat dan atas desakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), awal Desember, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat kasus tindak pidana korupsi akan dipecat.

"Papua Barat adalah salah satu provinsi yang belum memecat ASN yang tersandung tindak pidana korupsi. Nanti realisasinya paling lambat bulan Desember. Pasalnya, KPK terus mendesak," ujar Sugiyono, di Manokwari, Jumat (14/9/2018).

Padahal, kata Sugiyono, data ASN yang terlibat kasus korupsi sudah diblok oleh BKN (Badan Kepegawaian Negara). Jika BKD (Badan Kepegawaian Daerah) tidak jeli dan ASN terpidana korupsi masih terima gaji, hal itu akan menambah potensi temuan dan semua uang  itu harus dikembalikan. 

Tentang jumlah ASN di Papua Barat yang mendapat putusan inkrah sebagai terpidana korupsi, inspektorat akan berkoordinasi dengan kejaksaan guna mendapat data lengkapnya.

"Kami belum dapat data dari kejaksaan, tapi akan koordinasi untuk peroleh datanya. Jika kami sudah dapat, datanya akan kami serahkan ke Sekda untuk ditindaklanjuti. Secara teknis, tidak ada proses karena ketika pengadilan keluarkan putusan inkrah, satu bulan setelah itu SK pemberhentian sudah harus keluar," ujarnya. 

Prosesnya, lanjut Sugiyono, selama masih berstatus tersangka, ASN yang tersangkut kasus korupsi harus diberhentikan sementara dan mendapat gaji 50 persen. Setelah itu, dalam perjalanan proses hukum, jika yang bersangkutan terbukti bersalah (status terpidana) melalui keputusan inkrah pengadilan, satu bulan setelah itu SK pemberhentian langsung dikeluarkan oleh Gubernur atau Bupati/Walikota di daerah sebagai PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian).

"Ketika PPK keluarkan SK pemberhentian dan ASN yang tersangkut kasus mau membela diri, itu hak dia dan dipersilakan memasukkan pembelaanya ke Badan Pembina Kepegawaian (Bapek)," jelas Sugiyono. 

Provinsi yang sudah menerapkannya, kata sugiyono, adalah Sulawesi Utara. Dari 2.700 lebih ASN yang tersangkut kasus korupsi, baru sekitar 312 oknum ASN yang sudah dipecat tidak dengan hormat (PTDH).

"SK pemberhentian menyusul dengan PTDH dan otomatis aset bergerak dan tidak bergerak milik pemerintah yang ada pada oknum tersebut juga ditarik," tuturnya.

Sugiyono berharap jangan karena kepentingan sesaat oknum ASN melakukan pelanggaran apalagi terkait anggaran.

"Harus kerja jujur dan hati-hati saat kelola uang negara untuk kepentingan rakyat dan pembangunan. Karena sepandai-pandainya tupai melompat, pasti jatuh juga," kata Sugiyono. (*)

loading...

Sebelumnya

Pelayanan KB Kesehatan BKKBN dan TNI di Distrik Sidei 

Selanjutnya

Pemprov Papua Barat bertekad pertahanan opini WTP

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe