Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jawa
  3. Bupati Sukabumi stop perluasan sawit
  • Minggu, 16 September 2018 — 17:33
  • 611x views

Bupati Sukabumi stop perluasan sawit

Kelapa sawit tak cocok untuk lahan pertanian di Sukabumi.
ilustrasi sawit. pixabay.com
ANTARA
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sukabumi, Jubi - Bupati Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, Marwan Hamami, menegaskan tidak akan mengeluarkan rekomendasi pengajuan perluasan lahan sawit di daerahnya, khususnya di wilayah utara. Ia menilai kelapa sawit tak cocok untuk lahan pertanian di Sukabumi.

"Wilayah Kabupaten Sukabumi utara tanahnya berupa pegununangan dan tidak cocok untuk dijadikan  areal tanaman sawit, apalagi pohon ini banyak menyerap sumber air yang bisa berdampak kepada masyarakat," kata Marwan, Minggu, (16/9/2019).

Marwan menyatakan lahan perkebunan sawit di Kecamatan Cikidang menimbulkan kekeringan saat musim kemarau. Hal itu dibuktikan dengan banyak warganya yang kesulitan mendapatkan air. Perkebunan sawit di Cikidang ini merupakan progam yang tidak tepat, karena di daerah itu seharusnya ditanam karet atau teh.

“Apalagi adanya perkebunan itu kurang berkontribusi kepada masyarakat sekitar yang ada malah menjadi masalah,” ujar Marwan menambahkan .

Menurut dia, Cikidang merupakan daerah perkebunan teh dan karet namun, dalam perjalanan berubah menjadi areal tanaman sawit. Walaupun tujuannya pada saat itu untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, namun kenyataannya tidak ada pengaruhnya.

Secara tegas Marwan mengatakan siapa pun yang mengajukan perluasan areal lahan perkebunan sawit akan langsung dicoretia meski pemberian izin merupakan kewenangan bupati. “Diharapkan masyarakat pun bijak agar tidak memberikan dukungan perluasan lahan tersebut,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemkab Biak Numfor kaji SK pemberhentian ASN korupsi

Selanjutnya

Pembangunan jalan Jayapura-Wamena selesai Desember

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe