Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Korban tewas topan Mangkhut di Filipina bertambah
  • Minggu, 16 September 2018 — 17:54
  • 551x views

Korban tewas topan Mangkhut di Filipina bertambah

Jumlah itu mengacu pernytaan juru bicara kepolisian nasional, Benigno Durana, yang mengatakan jumlah keseluruhan itu dihitung hingga Minggu (16/9/2018)
Ilustrasi badai, pixabay.com
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jakarta, Jubi-Jumlah korban Topan Mangkhut di Filipina terus bertambah hingga mencapai 49 orang. Jumlah itu mengacu pernytaan juru bicara kepolisian nasional, Benigno Durana, yang mengatakan jumlah keseluruhan itu dihitung hingga Minggu (16/9/2018) pada sore pukul 16.58 waktu setempat.

Korban jiwa meningkat drastis dari yang dilaporkan sebelumnya sebanyak 30 orang pada Minggu pagi,  (16/9/2018). Sedangkan paling banyak korban akibat tanah longsor.

Mangkhut disebut sebagai badai terkuat tahun ini dengan angin berkecepatan diprediksi di atas 300 kilometer per jam. Tercatat lebih dari 9 ribu orang di negara tersebut telah dipindahkan ke tempat penampungan sementara karena badai yang dinamakan Ompong, mendekati wilayah produksi pertanian padi dan jagung.

Selain itu hembusan angin kencang juga menimbulkan gelombang tinggi hingga 6 meter dan menghantam desa-desa.

"Para warga harus mengikuti saran pemerintah dan berlindung di dalam ruangan," kata Penasihat Hukum Presiden serta Koordinator Penanggulangan Bencana, Filipina, Francis Tolentino.

Ia menjelaskan badai kian kencang di sejumlah wilayah, kecepatan angin bahkan meningkat hingga 450 kilometer per jam dan melanda bagian Timur negara pada siang hari. Bahkan beberapa rekaman video telah diunggah di media sosial oleh penduduk Cagayan, menunjukkan pohon-pohon tumbang dihembus oleh angin kencang disertai hujan deras.

Ibukota Manila, dan puluhan provinsi di bagian Utara dan Tengah negara telah mengeluarkan peringatan badai dengan tingkat ancaman tinggi. Selain itu sekolah dan lebih dari 600 kantor pemerintahan telah ditutup sementara. (*)

loading...

Sebelumnya

Korut dan Korsel buka kantor penghubung

Selanjutnya

Rudal Israel ke Damaskus berhasil ditembak jatuh pasukan Suriah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe