Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bali NTT
  3. Bali dorong desa larang Joged Bumbung Porno
  • Kamis, 24 November 2016 — 15:56
  • 2960x views

Bali dorong desa larang Joged Bumbung Porno

Pemerintah Provinsi Bali mendorong desa pakraman (adat) untuk membuat "perarem" atau kesepakatan adat tertulis yang berisi larangan pementasan Joged Bumbung porno di wilayah masing-masing.
Ilustrasi. Joged Bumbung di Bali. --tempo.co
ANTARA
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Senin, 15 Oktober 2018 | 06:14 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 21:06 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 19:52 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Denpasar, Jubi – Pemerintah Provinsi Bali mendorong desa pakraman (adat) untuk membuat "perarem" atau kesepakatan adat tertulis yang berisi larangan pementasan Joged Bumbung porno di wilayah masing-masing. “Pemprov Bali juga akan membuat surat edaran terkait larangan pementasan Joged Bumbung 'jaruh' (porno) yang akan disampaikan kepada bupati/wali kota dan Majelis Desa Pakraman agar diteruskan ke desa adat,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha, di Denpasar, Kamis (24/11/2016).

Menurut dia, dengan edaran tersebut diharapkan para bupati/wali kota dapat mengambil langkah-langkah penertiban, antisipasi serta pembinaan agar perkembangan kesenian Joged Bumbung yang dibawakan dengan tidak sopan itu tak semakin meluas. Sedangkan desa pakraman hendaknya dapat menyusun "perarem" yang berisi sanksi dan larangan pementasan Joged porno. Dia optimistis perkembangan Joged jaruh dapat lebih ditekan kalau para bendesa (pimpinan desa adat) sudah ikut bergerak. “Konsep surat edaran sudah selesai, Pak Gubernur tinggal koreksi dan tanda tangan. Mudah-mudahan secepatnya bisa diedarkan,” ucap Dewa Beratha.

Pihaknya juga mengapresiasi langkah dari Stikom Bali yang sudah membuat portal khusus tentang Joged Bumbung yang sesuai dengan tatanan dan pakem. “Kami harapkan masyarakat yang mencintai budaya Bali yang adiluhung ini bisa mengunggah sebanyak-banyaknya video Joged yang benar, untuk mengimbangi masifnya video Joged porno,” kata Dewa Beratha.

Pemprov Bali pada 2017 juga akan membuat semacam parade atau festival Joged Bumbung dan pengibing sehingga menjadi semacam pembinaan terkait pementasan tari pergaulan itu yang benar. Sebelumnya Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengharapkan jajaran aparat di desa seperti kepala desa, jero bendesa (pimpinan desa adat), pecalang (petugas pengamanan adat) hingga masyarakat berani mengambil tindakan kalau ada kesenian Joged yang dipentaskan dengan menampilkan unsur-unsur pornografi. “Itu (joged porno-red) 'kan tidak sesuai dengan adat, mana ada adat orang Bali seperti itu. Harus ditindak itu, jangan malah jadi sponsor,” ujar Pastika. (*)

loading...

Sebelumnya

NTT segera miliki kampung toleransi

Selanjutnya

Rencana demo 212 ganggu Tour de Timor 2016

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4812x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4200x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 3766x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3413x views
Polhukam |— Sabtu, 06 Oktober 2018 WP | 3292x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe