Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Dunia
  3. Sekarang lewat Sepakbola, FARC terus upayakan damai di Kolombia
  • Kamis, 24 November 2016 — 16:17
  • 1058x views

Sekarang lewat Sepakbola, FARC terus upayakan damai di Kolombia

Anggota FARC mengatakan pertandingan itu adalah tindakan simbolis untuk menekan pemerintah dan para pemimpin mereka agar mencapai kesepakatan final yang dapat diterapkan dalam konstitusi di negeri itu.
Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) akan melakukan pertandingan sepakbola melawan kesebelasan Kolombia yang tiga belas kali menang di kejuaraan America de Cali, – Reuters/Telesur English
Editor : Zely Ariane

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Anggota-anggota FARC mengatakan pertandingan bola adalah tindakan simbolis yang dimaksud untuk menekan pemerintah Kolombia dan para pemimpin mereka sendiri agar menyepakati perjanjian perdamaian.

Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) akan melakukan pertandingan sepakbola melawan kesebelasan Kolombia yang tiga belas kali menang di kejuaraan America de Cali, sebagai tanda dukungan bagi perjanjian damai baru yang akan ditandatangani dengan pemerintah Kolombia.

Pertandingan itu dijadwalkan pada 26 November, di kecamatan Buenos Aires, Distrik Cauca, sekitar 60 KM sebelah barat kota Cali.

Anggota FARC mengatakan pertandingan itu adalah tindakan simbolis untuk menekan pemerintah dan para pemimpin mereka agar mencapai kesepakatan final yang dapat diterapkan dalam konstitusi di negeri itu.

Perjanjian damai yang baru saat ini ditandatangani Kamis (24/11/2016) oleh pemimpin FARC Timoleon Jimenez dan Presiden Kolombia Juan Manuel Santos pada pukul 11 pagi waktu setempat di Bogota Colon Theater. Dokumen itu kemudian akan dikirimkan ke kongres untuk persetujuan.

Pemerintah dan FARC telah melakukan perundingan damai selama empat tahun di Havana, Kuba, menghasilkan perjanjian perdamaian yang baru-baru ini ditolak oleh plebisit (pemungutan suara) 3 Oktober lalu.

Kedua belah pihak kembali ke Kuba untuk merancang versi baru perjanjian, yang menyertakan tuntutan dari legislator-legislator sayap kanan. Dokumen perjanjian baru setebal 310 halaman itu sedikit berubah dari dokumen asalnya dan menjelaskan kembali implementasi, prosedur dan reparasi bagi korban konflik bersenjata yang telah berlangsung selama berdekade-dekade.

Perjanjian damai baru akan mengakhiri konflik 52 tahun yang telah menewaskan lebih dari 220,000 jiwa dan memaksa jutaan orang di negara Andean itu meninggalkan kampung halamannya.(*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Jamin hak penentuan nasib sendiri, PBB adopsi resolusi usulan Pakistan

Selanjutnya

57 tahun pimpin Revolusi Kuba, Fidel Castro tutup usia

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe