Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Ini harapan Paslon "DODO" terkait PSU Deiyai
  • Rabu, 19 September 2018 — 19:31
  • 1160x views

Ini harapan Paslon "DODO" terkait PSU Deiyai

Kami memandang hal ini sebagai sebuah kedewasaan masyarakat Deiyai dalam berpolitik yang mesti diberikan apresiasi
Pasangan Nomor Urut 4, Inarius Douw dan Anakletus Doo saat meendaftar di KPU - (Tim Dodo For Jubi).
Hengky Yeimo
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Selasa, 16 Oktober 2018 | 14:40 WP
Features |
Senin, 15 Oktober 2018 | 06:14 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 21:06 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Deiyai, Inarius Douw - Anakletus Doo (DODO) menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, khususnya masyarakat Kabupaten Deiyai yang menerima keputusan MK terkait Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk Pemilihan kepala daerah di wilayah itu.

Menurut keduanya, itu merupakan sebuah proses demokrasi yang biasa dan lazim dalam pelaksanaan Pilkada.

" Kami memandang hal ini sebagai sebuah kedewasaan masyarakat Deiyai dalam berpolitik yang mesti diberikan apresiasi," kata Inarius Douw.

Pasangan nomor urut 4 itu meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Deiyai dan jajarannya (PPD, KPPS, dan PPS), Bawaslu Kabupaten Deiyai dan jajarannya (Bawaslu Distrik dan PPL) melaksanakan PSU secara netral dengan berpedoman pada peraturan perundangan yang berlaku dalam pelaksanaan Pilkada.

"Kami meminta kepada Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Deiyai agar netral dalam pelaksanaan PSU di Kabupaten Deiyai," katanya.

Anakletus Doo meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Deiyai agar tidak terhasut isu-isu dan ajakan-ajakan dari pihak mana pun yang tidak bertanggung jawab.

Dia berharap PSU dapat berlangsung dengan jujur, adil, aman dan bermartabat sesuai dengan aturan dan cara-cara yang dilegalkan dalam Pilkada, untuk membuktikan kedewasaan berpolitik.

Menurutnya empat kandidat yang menjadi peserta Pilkada adalah putra terbaik Kabupaten Deiyai.

"Kami juga apresiasi aparat keamanan yang telah mengawal dan mengamankan pelaksanaan Pilkada Deiyai dengan netral, aman dan tertib. Hal yang sama kami harapkan bersama terjadi pada PSU ini," katanya.

Dikutip dari CNN Indonesia edisi Rabu (12/9/2018) disebutkan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia nomor: 004/RP-DODO-04-Deiyai/ MK RI, menyatakan rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Deiyai, Papua tidak sah.

MK membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Deiyai Nomor 19/HK.03.1-Kpt/9128/KPU-Kab/VII/2018 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Di Tingkat Kabupaten Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Deiyai Tahun 2018.

KPU Deiyai juga diminta melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dengan asistensi KPU Provinsi Papua dan KPU RI serta dengan pengawasan ketat dari Bawaslu Kabupaten Deiyai dengan asistensi dari Bawaslu Provinsi Papua dan Bawaslu RI.

Ketua MK Anwar Usman saat membacakan amar putusan di gedung MK, di Jakarta Rabu 12 September 2018, mengatakan,agar PSU segera dilakukan.

PSU itu dilakukan di TPS 1 Mogodagi, TPS 1 Yamouwitina, TPS 1 Uwe Onagei, TPS 1 Idego, TPS 1, 2, 3, 4 Komauto, Distrik Kapiraya, dan TPS 1, 2, 3, dan 4 di Kampung Diyai I, Distrik Tigi Barat dan diikuti oleh seluruh pasangan.

Adapun batas waktu yang diberikan MK kepada KPU untuk melakukan PSU adalah 45 hari sejak putusan dibacakan.

Gugatan ini sebelumnya diajukan paslon Kabupaten Deiyai Inarious-Anakletus. Dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Deiyai, terdapat empat paslon yakni Ateng Edowai-Hengky Pigai, Keni Ikamou-Abraham Tekege, Dance Takimai-Robert Dawapa, termasuk penggugat.

Pemilihan bupati dan wakil bupati ini dimenangkan paslon nomor urut satu Ateng-Hengky dengan perolehan suara 18.789 suara dan selisih tipis dengan Inarious-Anakletus 18.015 suara. Pemilihan suara di Kabupaten Deiyai dilakukan dengan sistem noken atau pemilihan suara berdasarkan perintah kepala suku. (*)


 




 

loading...

Sebelumnya

Pemkab Mimika tolak tes CPNS sistem daring

Selanjutnya

Ketua DPRD Paniai: Bupati terpilih akan pimpin sidang APBD P

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4817x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4207x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 3831x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3424x views
Polhukam |— Sabtu, 06 Oktober 2018 WP | 3297x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe