close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Tuntut ganti rugi tanah Bandara Mopah, 1.000 masyarakat Marind "serbu" kantor DPRD
  • Jumat, 21 September 2018 — 15:49
  • 1111x views

Tuntut ganti rugi tanah Bandara Mopah, 1.000 masyarakat Marind "serbu" kantor DPRD

Aksi demonstrasi itu dipimpin, H. Waros Gebze, tidak lain untuk menyerukan pembayaran ganti rugi Rp 840 miliar untuk tanah Bandara Mopah seluas 60 hektar, oleh pemerintah.
Sekitar seribu masyarakat Marind yang melakukan aksi demonstrasi sambil membawa sejumlah spanduk dan karikatur – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Merauke, Jubi – Sekitar 1.000 masyarakat Marind dari Yobar, Spadem, dan Kayakai melakukan aksi demonstrasi di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke.

Aksi demonstrasi itu dipimpin, H. Waros Gebze, tidak lain untuk menyerukan pembayaran ganti rugi Rp 840 miliar untuk tanah Bandara Mopah seluas 60 hektar, oleh pemerintah.

Pantauan Jubi, Jumat (21/09/2018), awalnya sekitar seribu massa mendatangi Kantor Bupati Merauke dan siap diterima Sekretaris Daerah (Sekda), Daniel Pauta. Namun, massa bergerak keluar dan menuju ke kantor dewan.

Berbagai spanduk dibentangkan yang mengecam para pejabat termasuk Bupati Merauke, Frederikus Gebze, yang dinilai tak peduli terhadap perjuangan masyarakat Marind. Bahkan, sejumlah karikatur bupati dan pejabat, dibawa dan dipertontonkan saat aksi berlangsung.

Setelah sampai di kantor dewan, massa meneriaki wakil rakyat yang dinilai tidak peduli terhadap perjuangan masyarakat Marind untuk pembayaran tanah Bandara Mopah.

Beberapa anggota dewan yang diberikan kesempatan bicara, tak digubris. Masyarakat menginginkan Ketua DPRD Kabupaten Merauke, Fransiskusd Sirfefa, hadir agar dapat memberikan penjelasan sekaligus menghadirkan Bupati Merauke.

Sekitar setengah jam kemudian, Fransiskus Sirfefa datang dan menemui massa.

“Kami minta ketua DPRD untuk hadirkan Bupati Merauke, Frederikus Gebze, agar memberikan kepastian kapan dilakukan penyelesaian pembayaran,” kata koordinator aksi, H. Waros Gebze.

Dikatakan, sudah berulang kali masyarakat pemilik ulayat berjuang agar dilakukan pembayaran tanah bandara. Tetapi sepertinya dianggap angin lalu pemerintah.

“Hari ini kami minta Bupati Merauke dihadirkan dan memberikan jaminan kapan tanah dibayar. Jika bupati tak datang, masyarakat akan membangun tenda dan bermalam di sini,” tegasnya.

Dikatakan, permintaan tuntutan ganti rugi tanah bandara seluas 60 hektar adalah Rp 840 miliar. Itu atas kesepakatan masyarakat pemilik ulayat.

Ketua DPRD Merauke, Fransiskus Sirfefa, mendukung penuh langkah yang dilakukan masyarakat Marind menuntut pembayaran ganti rugi tanahnya.

“Saya kira pembicaraan dan negosiasi telah dilakukan. Namun sampai sekarang belum dilakukan pembayaran. Tentunya saya sebagai pimpinan dewan juga ikut mempertanyakan,” ujarnya.

Sirfefa mengaku pihaknya sedang membangun komunikasi bersama Bupati Merauke dan beberapa instansi terkait lain termasuk Badan Pertanahan Nasional agar hari ini juga dihadirkan sekaligus berbicara di hadapan masyarakat. (*)

loading...

Sebelumnya

ASN koruptor dipecat, Sekda Merauke: Kami bingung harus pake aturan mana

Selanjutnya

Sekda Merauke: Pembangunan pagar GN memang tak dianggarkan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4922x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4269x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2494x views
Polhukam |— Selasa, 16 Oktober 2018 WP | 2439x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe