close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pemerintah RI mesti mendukung Gubernur Papua jajaki kerjasama dengan PNG
  • Jumat, 21 September 2018 — 16:45
  • 1592x views

Pemerintah RI mesti mendukung Gubernur Papua jajaki kerjasama dengan PNG

Ia mengatakan kedatangan Enembe ke PNG tidak hanya memenuhi undangan Gubernur National Capital District (Port Moresby), Powes Parkop, untuk menghadiri perayaan hari kemerdekaan ke-43 PNG, juga menjajaki kerjasama dengan beberapa provinsi di negara tetangga itu untuk kerjasama dalam bidang ekonomi dan pasokan kebutuhan daging sapi ke Papua saat pelaksanaan PON XX di Papua, 2020 mendatang.
Kiri ke kanan: Duta Besar Indonesia untuk PNG, Ronald JP Manik, PM PNG, Peter Oneil, Gubernur Papua Lukas Enembe, Gubernur NCD Powes Parkop, dan Kepala Perbatasan RI PNG Susana Wanggai, dalam resepsi HUT PNG di Port Moresby - Jubi/Victor M
Arjuna Pademme
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Anggota Komisi I DPR Papua bidang hubungan luar negeri, pemerintahan, politik, hukum dan HAM, Laurenzus Kadepa, minta Pemerintah Republik Indonesia (RI) mendukung langkah Gubernur Papua, Lukas Enembe, menjajaki kerjasama dengan Papua Nugini (PNG).

Ia mengatakan kedatangan Enembe ke PNG tidak hanya memenuhi undangan Gubernur National Capital District (Port Moresby), Powes Parkop, untuk menghadiri perayaan hari kemerdekaan ke-43 PNG, juga menjajaki kerjasama dengan beberapa provinsi di negara tetangga itu untuk kerjasama dalam bidang ekonomi dan pasokan kebutuhan daging sapi ke Papua saat pelaksanaan PON XX di Papua, 2020 mendatang.

"Saya mendukung, mengapresiasi, dan memuji langkah Gubernur Papua itu. Pemerintah pusat juga perlu mendukungnya, jangan selalu melihat dari sisi politik dan curiga terhadap apa yang dilakukan Gubernur Papua," kata Kadepa, via teleponnya, kepada Jubi, Jumat (21/9/2018).

Menurutnya, pemerintah pusat jangan menganggap kunjungan Lukas Enembe ke PNG ada kaitannya dengan ULMWP, Papua merdeka, atau lainnya. Namun itu murni untuk menjajaki kerjasama dalam berbagai bidang ekonomi

"Saya pikir itu langkah bijak sebagai sesama negara tetangga, juga dapat mencairkan suasana ketegangan antara Indonesia dengan negara-negara di wilayah Pasifik selama ini," ujarnya.

Katanya, Lukas Enembe merupakan Gubernur Papua pertama yang serius menjajaki kerjasama dengan provinsi di PNG. Selama ini para Gubernur Papua sebelumnya tidak melakukan itu. 

Dalam kunjungannya ke PNG, Gubernur Papua, Lukas Enembe, menjajaki peluang kerjasama bidang ekonomi antara Pemprov Papua dengan PNG, termasuk kebutuhan daging selama PON 2020 mendatang yang diperkirakan sangat tinggi dan tidak akan tercukupi oleh stok daging di Papua maupun Papua Barat.

"Kami sudah mendapatkan masukan bahwa kebutuhan daging sapi pada PON Papua nanti akan mencapai 20 ribu ekor sapi. Ini tidak mungkin kami penuhi kalau dari Papua saja. Kita harus mendapat pasokan daging sapi dari luar Papua,” kata Gubernur Enembe, di Port Moresby, Rabu (19/9/2018).

Karena itu, lanjut Enembe, Pemprov Papua sedang berupaya membuka jalur perdagangan antara Provinsi Papua dengan beberapa provinsi di PNG. Salah satunya adalah dengan Provinsi Morobe yang memiliki industri pengolahan daging terbesar di PNG yang berada di Kota Lae.
Provinsi Papua telah menandatangani perjanjian kerjasama provinsi kembar pada tahun 2017.

Namun perjanjian kerjasama ini baru berupa Letter of Intent (LoI) yang perlu ditindaklanjuti secara konkrit.

Gubernur Papua juga menerima tantangan Gubernur National Capital District (NCD), Papua Nugini (PNG), Powes Parkop, untuk mengirimkan tim olahraga dari Papua bertanding di Port Moresby, PNG.

“Kami akan kirim tim sepakbola kita. Nanti kita lihat, apakah Persipura senior, Persipura yunior atau tim PON Papua,” ucapnya. 

Selain berencana mengirimkan tim sepakbola, Gubernur Enembe juga meminta Gubernur NCD untuk mengirimkan tim rugby PNG bertanding di Papua, karena tim rugby PNG merupakan salah satu dari tim terkuat di dunia. 

Gubernur Enembe telah menugaskan Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahraga, Terry Wanena, untuk menindaklanjuti rencana ini. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemprov Papua harus segera selesaikan sengkarut batas wilayah

Selanjutnya

Koalisi Prabowo-Sandi Papua solid, ajak Demokrat bergabung

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4922x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4269x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2494x views
Polhukam |— Selasa, 16 Oktober 2018 WP | 2439x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe