Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Port Moresby percepat kampanye vaksinasi polio
  • Senin, 24 September 2018 — 09:20
  • 497x views

Port Moresby percepat kampanye vaksinasi polio

Koordinator pusat darurat polio untuk distrik NCD, Dr Morimai Ipai, mengumumkan perubahan ini Jumat kemarin, dalam pengarahan media di kantor layanan kesehatan NCD.
Kampanye polio putaran pertama di Port Moresby akan dimulai dari 24 September sampai 8 Oktober 2018. - RNZI
Elisabeth Giay
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Selasa, 16 Oktober 2018 | 14:40 WP
Features |
Senin, 15 Oktober 2018 | 06:14 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 21:06 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Moresby, Jubi - Lebih dari 170.000 anak-anak berusia hingga 15, diharapkan akan berpartisipasi dalam program imunisasi serentak saat distrik ibu kota PNG, National Capital District, memulai vaksinasi polio dari 24 September sampai 8 Oktober 2018, satu minggu sebelum kampanye nasional yang dijadwalkan untuk 1 Oktober 2018 mendatang.

Koordinator pusat darurat polio untuk distrik NCD, Dr Morimai Ipai, mengumumkan perubahan ini Jumat kemarin, dalam pengarahan media di kantor layanan kesehatan NCD.

“Tim yang terdiri dari 450 sampai 500 pekerja polio, akan memvaksinasi 170.195 anak-anak hingga usia 15, dalam periode dua minggu,” kata Dr Ipai. ”Jumlah itu berdasarkan sensus 2011,” tambahnya.

“Stok vaksin kami cukup untuk semua anak, dari bayi yang baru lahir hingga remaja berusia 15. Kota ini sedang berada di tengah-tengah serangan wabah polio, dan tindakan mendesak yang kami ambil adalah untuk memvaksinasi semua anak di pusat-pusat layanan kesehatan, di sekolah-sekolah, pasar, halte bus, dan banyak lokasi lainnya,” tuturnya.

“Ketika pekerja imunisasi polio datang ke setiap komunitas, saya juga meminta kepada penegak hukum dan masyarakat, untuk melakukan peran masing-masing dalam memastikan keselamatan dan keamanan, para pekerja kesehatan ini.”

Kampanye vaksinasi polio di PNG diperluas, untuk mencakup anak-anak bayi hingga remaja usia 15 di seluruh negara itu.

Dr Ipai mengatakan perluasan cakupan tersebut dilakukan, untuk melindungi lebih banyak anak-anak dari polio dan menghentikan penularan virus maut itu.

Pemerintah PNG mengumumkan keadaan darurat kesehatan masyarakat pada 26 Juni 2018, setelah menerima konfirmasi bahwa virus polio beredar di negara tersebut.

Dua kampanye vaksinasi polio telah dilakukan; periode pertama pada Juli 2018, dengan target anak-anak di bawah lima tahun di tiga provinsi (Morobe, Madang dan Dataran Tinggi Timur); putaran kedua pada Agustus 2018, meliputi sembilan provinsi (Morobe, Madang, Dataran Tinggi Timur, Enga, Chimbu, Pegunungan Selatan, Dataran Tinggi Barat, Jiwaka, dan Hela).

Dr Ipai menambahkan kampanye polio ini baru putaran pertama untuk Port Moresby. (Post Courier)

loading...

Sebelumnya

Rusia dan Thailand ingin perkuat hubungan dengan PNG

Selanjutnya

Misrepresentasi, komunitas Fiji kecam pengusaha Amerika Serikat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4817x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4208x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 3842x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3424x views
Polhukam |— Sabtu, 06 Oktober 2018 WP | 3299x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe