close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. TNI dan Polri kembali tembak dua aktivis KNPB di Timika
  • Senin, 24 September 2018 — 15:31
  • 3111x views

TNI dan Polri kembali tembak dua aktivis KNPB di Timika

Bahkan polisi merekayasa penemuan peledak, pistol dan amunisi di kantor KNPB Timika. Saat ini, tanpa penanganan medis, keduanya dikurung di Rutan (rumah tahanan) Polres Mimika. Keluarga dan kolega perjuangan dilarang besuk. Bahkan pengacara
Aktivis KNPB korban penembakan, Jack Janonias Womsiwor (kiri) dan Herick Mandobar (kanan) – Jubi/Ist
Abeth You
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi Dua orang aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Timika, Papua ditembak oleh TNI dan Polisi, Senin, (24/8/2018).

Dua aktivis itu, yakni Jack Janonias Womsiwor (39) dan Herick Mandobar (18). Womsiwor disebut ditembak dengan tiga timah panas. Sedangkan Mandobar dengan dua timah panas. Keduanya ditembak di bagian kaki.

Hal itu dikatakan Ketua Umum KNPB Pusat, Victor Yeimo. Kata dia, keduanya ditembak tanpa sebab di dalam kantor KNPB wilayah Timika saat aparat gabungan TNI/Polri menggerebek kantor tersebut.

“Bahkan polisi merekayasa penemuan peledak, pistol dan amunisi di kantor KNPB Timika. Saat ini, tanpa penanganan medis, keduanya dikurung di Rutan (rumah tahanan) Polres Mimika. Keluarga dan kolega perjuangan dilarang besuk. Bahkan pengacara,” ungkap Victor Yeimo kepada Jubi lewat telepon selularnya, Senin, (24/8/2018).

Yeimo mengatakan, tindakan brutal ini dilakukan tanpa henti kepada KNPB. Padahal KNPB berjuang secara damai, terbuka dan bertanggung jawab bersama rakyat sipil West Papua.

“KNPB ada dengan rakyat di atas tanah air West Papua. KNPB berjuang karena hukum internasional menjamin dan membenarkan perjuangan rakyat West Papua untuk penentuan nasib sendiri,” katanya.

“Tugas kami memediasi rakyat West Ppaua menuntut self-determination dilaksanakan secara damai dan demokratis,” ujarnya.

“Karena itu KNPB berharap pihak Polisi membebaskan kedua pejuang damai dan memberi akses perawatan atas luka tembak yang sementara diderita di dalam rutan,” katanya .

Terpisah, Kabid Humas Polda Papua, Kombes. Pol. Ahmad Mustofa Kamal yang dikonfirmasi Jubi mengatakan, masih akan mengecek informasi secara detail kepada Polres Mimika.

“Dicek dulu bung, selamat siang,” katanya singkat jawab pertanyaan Jubi via WhatsApp. (*)


 

loading...

Sebelumnya

Ini jawaban soal pungli penerimaan calon Ketua KNPI Papua

Selanjutnya

Demo ULMWP; 67 mahasiswa ditangkap, satu dipukul polisi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4922x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4269x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2494x views
Polhukam |— Selasa, 16 Oktober 2018 WP | 2439x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]idjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe