Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Gubernur belum terima laporan penyerapan anggaran
  • Jumat, 25 November 2016 — 17:51
  • 543x views

Gubernur belum terima laporan penyerapan anggaran

"Pemangkasan anggaraan di pusat sangat luar biasa. Hal ini dikarenakan keuangan negara dalam keadaan bahaya, bahkan penerimaan pajak negara baru 68 persen," ucapnya.
Asisten bidang Umum Sekda Papua, Elysa Auri menandatangani MoU e-Government kerjasama antara Pemprov Jawa Barat dan 17 Pemprov disaksikan oleh Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan dan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan - Istimewa.
Alexander Loen
Editor : Kyoshi Rasiey

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Gubernur Papua Lukas Enembe mengaku, dirinya belum menerima laporan mengenai berapa besar penyerapan anggaran pemerintah provinsi Papua, sehingga belum bisa disampaikan berapa capaiannya.

"Saya belum terima laporan, nanti ada laporan baru saya bisa sampaikan, tapi yang jelas rata rata pekerjaan di provinsi Papua terlambat tender," kata Gubernur Enembe kepada wartawan, di Jayapura, Jumat (25/11/2016).

Ia menjelaskan, adanya keterlambatan juga diakibatkan karena adanya kebijakan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat, sehingga sangat berpengaruh terhadap semua pekerjaan.

"Pemangkasan anggaraan di pusat sangat luar biasa. Hal ini dikarenakan keuangan negara dalam keadaan bahaya, bahkan penerimaan pajak negara baru 68 persen," ucapnya.

"Ini situasi yang sangat buruk bagi negara, ini pengaruhi juga daerah, rata-rata anggaran daerah di potong, berdampak pada pekerjaan yang sudah ditender," tambahnya.

Semenjak adanya kebijakan itu, ujar Enembe, dirinya mendapat banyak masukan dari carateker bupati soal keuangan daerah yang defisit besar besaran.

Namun lanjutnya, dirinya tetap berpesan agar para carateker bupati yang sudah ditunjuk dan dipercayakan memimpin daerah untuk tetap melaksanakan tugas, mengingat soal itu adalah tugas pemerintahan definitif.

"Laporan ini yang saya terima dari para carateker, tapi saya sampaikan untuk tetap melaksanakan tugas saja," tutupnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Tahun depan, Papua siap terapkan e-samsat

Selanjutnya

Bupati dan Wali kota diminta lanjutkan kontrak guru

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe