Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Warga perbatasan RI-PNG sudah miliki KTP
  • Jumat, 25 November 2016 — 19:48
  • 1004x views

Warga perbatasan RI-PNG sudah miliki KTP

"Kami menghindari jangan sampai terulang seperti di Boven Digoel, ratusan orang PNG dikasi KTP Indonesia. Tidak bisa sembarang kita kasih identitas kepada seseorang," katanya.
Ilustrasi KTP Elektronik - Dok, Jubi
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Merauke, Jubi - Pejabat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Supriyanto, memastikan warga Indonesia yang ada di jalur perbatasan RI-Papua Nugini (PNG) telah memiliki KTP Elektronik.

"Yang jelas di daerah perbatasan kita sudah layani semua. Distrik yang ada di perbatasan itu Nokenjerai, Sota, Ulilin dan Eligobel, itu masyarakat sudah terlayani semua," kata Supriyanto, di Merauke, Jumat (25/11/2016).

Kabid Pendaftaran Penduduk Disdukcapil itu mengaku ada pemukiman warga yang baru ditemukan di perbatasan namun pihaknya belum berani memberikan identitas diri bagi warga di sana.

"Jadi setelah terjadi pembukaan lahan oleh investor, baru ketahuan ternyata ada pemukiman yang tidak kita ketahui, tapi ini kita tidak tahu statusnya kewarga negaraanya karena mereka biasa ke PNG," katanya.

Disdukcapil, kata dia lagi, tidak akan memberikan KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi warga di sana hingga ada kepastian bahwa mereka adalah warga Indonesia.

"Kami menghindari jangan sampai terulang seperti di Boven Digoel, ratusan orang PNG dikasi KTP Indonesia. Tidak bisa sembarang kita kasih identitas kepada seseorang," katanya.

Ia menjelaskan bahwa setiap tahun pihaknya rutin melakukan pelayanan hingga ke kampung - kampung yang ada di perbatasan RI - PNG.

"Tetapi kadang kesadaran masyarakat juga masih minim, jadi begitu dia butuh baru dia urus KTP," katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Perbatasan Kabupaten Merauke Albertus Muyak, mengatakan sebanyak 500 warga Indonesia di wilayah perbatasan belum memiliki identitas kependudukan.

"Sampai sekarang ada 500 orang yang belum memiliki KTP dan KK," katanya.

Hal itu baru diketahui, menurut Albertus, setelah 500 warga perbatasan mengusulkan pembuatan kartu lintas batas.

"Bagaimana kami mau proses kartu lintas batas kalau KTP dan KK tidak ada, sementara syarat pembuatan kartu lintas batas adalah KTP dan KK," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Mengaku bawa bom, seorang penumpang diamankan di Bandara Mopah

Selanjutnya

Masyarakat Merauke diminta tak terpancing situasi di Jakarta

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe