Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Infrastruktur
  3. Belum genap seminggu internet normal, kabel optik Telkom putus lagi
  • Sabtu, 26 November 2016 — 14:08
  • 2173x views

Belum genap seminggu internet normal, kabel optik Telkom putus lagi

Menurutnya, jaringan internet terganggu karena terputusnya kabel fiber optik jalur atas di Sorong. Putusnya kabel fiber optik ini terjadi karena ada alat berat yang mengerjakan pelebaran jalan di Sorong, sehingga kabel fiber optik yang menghubungkan Manado – Papua putus.
Ilustrasi - IST
Victor Mambor
victor_mambor@tabloidjubi.com
Editor :

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Kabel fiber optik yang menjadi sarana internet milik Telkom putus lagi. Padahal belum genap seminggu sejak putusnya kabel optik di Sarmi yang mengakibatkan jaringan internet di Jayapura dan beberapa kota lainnya di Papua terganggu.

Putusnya kabel fiber optik ini diakui oleh kepala kantor Telkom cabang Timika, Charles Aronggear, Jumat (25/11/2016) malam di Timika, sebagaimana dikutip OKZone.

Menurutnya, jaringan internet terganggu karena terputusnya kabel fiber optik jalur atas di Sorong. Putusnya kabel fiber optik ini terjadi karena ada alat berat yang mengerjakan pelebaran jalan di Sorong, sehingga kabel fiber optik yang menghubungkan Manado – Papua putus.

“Ada putus, akhirnya semua traffic dilewati antara Kendari, Ambon, sampai Jayapura, sehingga overload. Ini karena pelebaran jalan di Sorong,” katanya, dikutip OKZone.

Karena jalur atas putus, semua jalur komunikasi dipindahkan ke jalur bawah yang berakibat overload arus komunikasi.

Beban overload ini membuat hampir semua jaringan internet di Merauke, Timika, Kaimana, Fak-Fak, Sorong, Manokwari, Biak, Sarmi, dan Jayapura mengalami gangguan sejak Jumat sore.

Gangguan ini menyebabkan beberapa wartawan di kota-kota tersebut tidak bisa menggunakan internet untuk mengirimkan laporan jurnalistik mereka kepada kantor redaksi masing-masing.

“Dari kemarin sore memang internet mati total di Merauke. Saya baru bisa kirim berita tadi siang,” kata Frans Kobun, seorang wartawan di Merauke.

Beberapa hari sebelumnya, Gubernur Papua, Lukas Enembe mengeluhkan pelayanan Telkom maupun Telkomsel yang disebutnya buruk dan merugikan masyarakat.

Gubernur bahkan mengatakan layanan buruk Telkomsel ini sebagai pencurian modus baru dan berharap agar ada perbaikan pelayanan ke depannya. (*)

loading...

Sebelumnya

2017, jalan menuju kawasan KEK dilanjutkan

Selanjutnya

Masalah listrik dan lahan bangkitkan keraguan pelaksanaan PON Papua 2020

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe