Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Infrastruktur
  3. Belum genap seminggu internet normal, kabel optik Telkom putus lagi
  • Sabtu, 26 November 2016 — 14:08
  • 3116x views

Belum genap seminggu internet normal, kabel optik Telkom putus lagi

Menurutnya, jaringan internet terganggu karena terputusnya kabel fiber optik jalur atas di Sorong. Putusnya kabel fiber optik ini terjadi karena ada alat berat yang mengerjakan pelebaran jalan di Sorong, sehingga kabel fiber optik yang menghubungkan Manado – Papua putus.
Ilustrasi - IST
Victor Mambor
Editor :
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Kabel fiber optik yang menjadi sarana internet milik Telkom putus lagi. Padahal belum genap seminggu sejak putusnya kabel optik di Sarmi yang mengakibatkan jaringan internet di Jayapura dan beberapa kota lainnya di Papua terganggu.

Putusnya kabel fiber optik ini diakui oleh kepala kantor Telkom cabang Timika, Charles Aronggear, Jumat (25/11/2016) malam di Timika, sebagaimana dikutip OKZone.

Menurutnya, jaringan internet terganggu karena terputusnya kabel fiber optik jalur atas di Sorong. Putusnya kabel fiber optik ini terjadi karena ada alat berat yang mengerjakan pelebaran jalan di Sorong, sehingga kabel fiber optik yang menghubungkan Manado – Papua putus.

“Ada putus, akhirnya semua traffic dilewati antara Kendari, Ambon, sampai Jayapura, sehingga overload. Ini karena pelebaran jalan di Sorong,” katanya, dikutip OKZone.

Karena jalur atas putus, semua jalur komunikasi dipindahkan ke jalur bawah yang berakibat overload arus komunikasi.

Beban overload ini membuat hampir semua jaringan internet di Merauke, Timika, Kaimana, Fak-Fak, Sorong, Manokwari, Biak, Sarmi, dan Jayapura mengalami gangguan sejak Jumat sore.

Gangguan ini menyebabkan beberapa wartawan di kota-kota tersebut tidak bisa menggunakan internet untuk mengirimkan laporan jurnalistik mereka kepada kantor redaksi masing-masing.

“Dari kemarin sore memang internet mati total di Merauke. Saya baru bisa kirim berita tadi siang,” kata Frans Kobun, seorang wartawan di Merauke.

Beberapa hari sebelumnya, Gubernur Papua, Lukas Enembe mengeluhkan pelayanan Telkom maupun Telkomsel yang disebutnya buruk dan merugikan masyarakat.

Gubernur bahkan mengatakan layanan buruk Telkomsel ini sebagai pencurian modus baru dan berharap agar ada perbaikan pelayanan ke depannya. (*)

loading...

Sebelumnya

2017, jalan menuju kawasan KEK dilanjutkan

Selanjutnya

Masalah listrik dan lahan bangkitkan keraguan pelaksanaan PON Papua 2020

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6178x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5756x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3911x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe