Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Dulu nahkoda kapal, sekarang menjual kerupuk, beromset Rp200 ribu sehari
  • Minggu, 27 November 2016 — 09:11
  • 1308x views

Dulu nahkoda kapal, sekarang menjual kerupuk, beromset Rp200 ribu sehari

"Saya sudah 10 tahun julan kerupuk, dulu nahkoda di kapal udang, yang penting ada hasilnya," ujar Suyono kepada Jubi, Minggu (27/11/2016).
Suyono sedang melayani pembeli kerupuk – Jubi/ Ramah.
Ramah
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Bermodalkan sepeda motor, Suyono, 51 tahun, yang berjualan kerupuk udang di Pasar Paldam mengatakan, penghasilannya dalam sehari bisa mencapai Rp200 ribu pada Sabtu. Selain itu rata-rata Rp100 ribu.

"Saya sudah 10 tahun julan kerupuk, dulu nahkoda di kapal udang, yang penting ada hasilnya," ujar Suyono kepada Jubi, Minggu (27/11/2016).

Suyono yang jualan dari jam enam pagi sampai jam sembilan bisa menjual 100 bungkus. Kerupung udang diambilnya dari bahan baku, kemudian digoreng dan dibungkus.

"Enaknya kalau laku habis, nggak enaknya pas hujan, tidak laku, langganan di warung, satu kali ambil 10 bal ini 15 bungkus satu hari, satu bungkus Rp800, kalau di kios saya jual seribu dari bungkus," ujarnya pria asli Kota Malang, Jawa Timur.

Menurutnya, kerupuk udang bisa tahan selama satu minggu. Menggorengnya dengan belanga isi minyak yang dipanaskan di atas kompor. Kalau sudah panas masukan kerupuk. Satu kali goreng satu menit.

Penjual kerupuk udang lainnya, Mardiono mengatakan, penghasilannya dalam sehari kalau ramai pembeli bisa Rp150 ribu. Warga samping Rumah Sakit Aryoko ini setiap hari jualan di Arso.

"Kalau lagi ramai pas liburan seperti Sabtu dan Minggu, jualan di pemancingan dan warung makan, senang saja usaha sendiri, dulu pernah jadi kuli bangunan," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pasar Youtefa banjir, pedagang jualan hingga keluar pasar

Selanjutnya

Harga bahan pokok di Pasar Hamadi masih stabil

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe