Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Tantangan pendidikan di Lanny Jaya
  • Minggu, 27 November 2016 — 16:15
  • 624x views

Tantangan pendidikan di Lanny Jaya

“Momen hari guru sangat penting. Bidang pendidikan khususnya di daerah tertinggal harus jadi prioritas pemerintah,” ujarnya. Berkaitan dengan pendistribusian guru dia berharap jangan hanya di wilayah perkotaan saja tetapi juga dilakukan di daerah-daerah yang terpencil.
Sekda Lanny Jaya berpose dengan para anak SD usai upacara peringatan HUT PGRI-Jubi/Ist
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Tiom, Jubi – Sekitar 1000 guru di Kabupaten Lanny Jaya , termasuk guru kontrak, diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan dan menjadikan wilayah itu unggul dalam bidang pendidikan di Pegunungan Tengah Papua.

Hal itu dikatakan Sekda Lanny Jaya, Christian Sohilait saat memimpin upacara peringatan HUT PGRI tingkat Kabupaten Lanny Jaya, Jumat (25/11/2016) di halaman Kantor Bupati Lanny Jaya.

Menurut dia, pemerintah telah bertekad meningkatkan kesejahteraan guru melalui pemberian tunjangan profesi dan tunjangan khusus bagi guru yang sudah bersertifikat pendidik.

Hal tersebut diharapkan berdampak bagi perbaikan kompetensi dan kinerja guru, dibuktikan dengan peningkatan mutu proses dan hasil belajar siswa.

Kedepannya perlu segera dirumuskan kebijakan, agar sebagian tunjangan profesi guru bisa diinvestasikan bagi peningkatan kinerja guru melalui program pelatihan dan usaha guru belajar mandiri.

Sementara itu, Maruntung Sihombing, guru kontrak yang mengajar di SMAN 1 Makki mengatakan, momen peringatan Hari Guru ini memiliki arti penting, salah satunya agar masyarakat benar-benar memahami jika guru memiliki peran strategis.

Selain itu, kesejahteraan guru juga perlu mendapat perhatian, terlebih guru-guru yang bertugas di pedalaman, karena selama ini banyak persoalan yang dihadapi dan pememerintah harus memahami hal tersebut.

“Momen hari guru sangat penting. Bidang pendidikan khususnya di daerah tertinggal harus jadi prioritas pemerintah,” ujarnya. Berkaitan dengan pendistribusian guru dia berharap jangan hanya di wilayah perkotaan saja tetapi juga dilakukan di daerah-daerah yang terpencil.

Kepada pemerintah Maruntung mengingatkan bahwa persoalan informasi dan komunikasi antara guru dengan dinas pendidikan yang masih kurang.

“Pemda Lanny Jaya merespon baik dan kami bersyukur bisa mengajar di Lanny Jaya, selama ini yang kurang adalah komunikasi dan informasi kami para guru dengan dinas pendidikan,” ujarnya.

Sedangkan respon di tingkat masyarakat selama ini dia nilai sudah sangat baik. “Khusus kami yang mengajar di Distrik Indawa, masyarakatnya sangat menghargai guru, begitu juga masyarakat Lanny Jaya pada umumnya,” tandasnya.(*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Peringati 1 Desember dengan ibadah, tidak ada ‘gerakan tambahan’

Selanjutnya

FMJ-PTP nilai penambahan kuota BBM subsidi masih disalahgunakan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe