TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pengalaman
  3. Rinto, tukang foto yang meraup rezeki dari acara wisuda
  • Minggu, 27 November 2016 — 18:09
  • 2734x views

Rinto, tukang foto yang meraup rezeki dari acara wisuda

"Kami baru pemula, jadi pengunjung belum begitu banyak yang datang, namun di sini kami tampil beda karena kami memakai motif Papua, " ujarnya.
Rinto di studio dadakannya saat acara wisuda Universitas Cenderawasih –Jubi/Yance Wenda.
Yance Wenda
[email protected]
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Rinto Jacson Ongge adalah tukang foto khusus pada acara-acara festival yang kemudian merambah pada acara wisuda. Ia mulai membuka stand saat acara wisuda di kampus sejak 2012.

“Kami baru lima kali membuka stand foto pada acara wisuda di beberapa perguruan tinggi di Jayapura,” katanya kepada Jubi, Kamis (24/11/2016)

Menurut Rinto, tidak gampang untuk menarik perhatian orang berfoto di tempatnya.

"Kami baru pemula, jadi pengunjung belum begitu banyak yang datang, namun di sini kami tampil beda karena kami memakai motif Papua, " ujarnya.

Dari pekerjaannya, pria asal Sentani, Kabupaten Jayapura ini mengaku dalam setahun mengha

silkan Rp5 juta dan paling sedikit Rp2 juta. Ia memasang tariff Rp100 ribu untuk foto ukuran 8R.

Tukang foto lainnya, Wayan asal Bali, datang ke Jayapura pada 2006 sebagai fotografer. Ia membuka studio mini setahun kemudian sampai sekarang.

Untuk mendapatkan pelangan ia bersabar, karena banyak studi foto lainnya yang ikut menggarap acara wisuda.

"Studi foto banyak, jadi pelanggan atau mereka yang mau difoto itu tergantung dari berapa banyak yang diwisuda saja," kata Wayan yang ditemui saat acara wisuda Universitas Cenderawasih

Karena acara wisuda tidak tiap hari, namun hanya dua atau tiga kali setahun, dalam setahun Wayan hanya bisa memperoleh Rp5 juta untuk menggarap acara wisuda saja.

Wayan memiliki studi foto mini dengan modal sendiri dibantu empat karyawan.

“Saya kerja tidak sendiri, kami ada empat orang dan itu mereka saya bayar, juga saya bayar untuk sewa mobil," tutur Wayan.

Wayan mengatakan, ukuran foto yang ia tawarkan kepada pengunjung atau wisudawan berbeda dengan stand lain. Satu kali foto dengan ukuran 10R jumbo seharga Rp100 ribu. (*)

loading...

Sebelumnya

Usaha sampingan dengan berjualan sarang semut

Selanjutnya

Modal awal Rp 75 juta, tiap bulan hasilkan Rp 12 juta dari ternak ayam

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat