Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Miris, hanya tersisa 12 dari 33 jenis burung di TBTA Biak
  • Minggu, 27 November 2016 — 18:50
  • 1690x views

Miris, hanya tersisa 12 dari 33 jenis burung di TBTA Biak

“Sekarang yang sisa hanya 12 jenis burung. Di antaranya, Julang Papua (Taun-taun), Mambruk Victoria, Kakatua Jambul Kuning, Bayan, Beo, Nuri Raja Sayap Kuning, Kum-kum Putih, Kum-kum Hitam, Delimukan Dewata, Kum-kum hijau ekor dewata, Kum-kum rempah dan Kasuari,” jelas mama Mirino kepada Jubi di taman Burung dan taman anggrek Biak baru-baru ini.
3 jenis burung dari 12 spesies yang tersisa di TBTA Biak – Dok. Jubi
Abeth You
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Taman Burung dan Taman Anggrek (TATB) Kabupaten Biak Numfor merupakan salah satu obyek wisata di kabupaten itu kini hanya memiliki koleksi 12 jenis (spesies) burung.

Padahal dahulu koleksi burung itumencapai 33 spesies dengan jumlah populasi mencapai 200 ekor burung.

“Sekarang yang sisa hanya 12 jenis burung. Di antaranya, Julang Papua (Taun-taun), Mambruk Victoria,  Kakatua Jambul Kuning, Bayan, Beo, Nuri Raja Sayap Kuning, Kum-kum Putih, Kum-kum Hitam, Delimukan Dewata, Kum-kum hijau ekor dewata, Kum-kum rempah dan Kasuari,” jelas mama Mirino kepada Jubi di taman Burung dan taman anggrek Biak baru-baru ini.

Taman burung yang beralamat di jalan Raya Bosnik Km.12, kampung Rim, Distrik Biak Timur itu kini tak memiliki koleksi burung Cenderawasih.

Nius, seorang petugas TATB mengatakan, pada Agustus 2014 jumlah koleksi burung sekitar 88 ekor yang terbagi dalam 25 jenis burung.

“Dari tahun ke tahun terus menurun. Salah satu faktornya adalah kondisi taman (kandang) yang sudah kumuh. Ini jujur saja,” ujarnya.

Mira, pengunjung setia mengatakan harus ada beberapa komponen utama yang menjadi prioritas dalam perbaikan SDM dan manajemen TBAB agar banyak hal dan tingkatan.

“Perbaikan dan perawatan fasilitas di taman yang sudah ada, baru penambahan. Kebersihan kandang dan makanan mungkin merupakan prioritas utama dalam komponen ini,” imbuhnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pergantian Direktur PT. KEL perumit masalah tambang di Nifasi

Selanjutnya

Keluarga Waropen di Nabire gelar musyawarah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Lembar Olahraga |— Minggu, 22 April 2018 WP | 9551x views
Berita Papua |— Jumat, 20 April 2018 WP | 3382x views
Pasifik |— Senin, 23 April 2018 WP | 2117x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe