Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. FMJ-PTP nilai penambahan kuota BBM subsidi masih disalahgunakan
  • Senin, 28 November 2016 — 06:22
  • 585x views

FMJ-PTP nilai penambahan kuota BBM subsidi masih disalahgunakan

“Perindakop juga dan badan lingkungan hidup juga harus segera melihat kembali tata ruang lokasi penempatan bangunan pengecer-pengecer yang liar. Begitu juga dengan antisipasi lonjakan harga BBM mengingat setiap akhir tahun selau terjadi kenaikan,” kata Mully.
Salah satu APMS di Wamena yang menyediakan BBM subsidi-Jubi/Dok
Islami Adisubrata
Editor : Zely Ariane

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Wamena, Jubi – Forum Masyarakat Jayawijaya se Pegunungan Tengah Papua (FMJ-PTP) menilai, penambahan kuota BBM justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggungjawab. BBM subsidi yang seharusnya digunakan untuk keperluan sehari-hari, namun banyak oknum masyarakat malah menjualnya kembali.

“Banyak temuan seperti oknum masyarakat yang mengambil BBM subsidi bukan untuk digunakan, namun dijual lagi dengan harga industri bahkan harga eceran,” kata Mully Wetipo kepada wartawan di Wamena, Minggu (27/11/2016).

Bukan hanya itu, bahkan menurut Mully, kendaraan trayek juga antri di pengisian BBM subsidi namun kemduian mereka jual kembali dengan harga industri. Ada juga indikasi penimbunan yang
dilakukan oknum masyarakat.

Untuk itu dirinya berharap Dinas Perindakop Jayawijaya dan tim pengawas BBM subsidi di Jayawijaya segera melakukan penertiban konsumen-konsumen yang mengambil BBM subsidi untuk dijual dengan harga industri, juga letak lokasi pengecer liar.

“Perindakop juga dan badan lingkungan hidup juga harus segera melihat kembali tata ruang lokasi penempatan bangunan pengecer-pengecer yang liar. Begitu juga dengan antisipasi lonjakan harga BBM mengingat setiap akhir tahun selau terjadi kenaikan,” kata Mully.

Sementara Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Jayawijaya sendiri mengaku telah melakukan upaya-upaya untuk mengantisipasi kelangkaan, standarisasi harga maupun menindak penjual-penjual yang “nakal”.

“Kami beberapa waktu lalu telah turun ke lapangan, cek toko maupun kios yang menjual BBM, dimana banyak yang menjual sembako tetapi juga menjual BBM dan itu kami sudah tegur,” kata Kepala Dinas Perindagkop Jayawijaya, Semuel Munua.

Dirinya menambahkan, pihaknya pun telah melakukan pertemuan dengan berbagai aviasi penerbangan, distributor barang di Wamena untuk memantau stok barang dan juga stabilitas harga.

“Beberapa minggu lalu kami sudah kumpulkan semua aviasi penerbangan dan juga penyalur bahan pokok di Wamena, meminta kepada mereka untuk jaga kebutuhan jelang Natal dan tahun baru nanti, dan mereka pun menjelaskan bahwa aman,” tegasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Tantangan pendidikan di Lanny Jaya

Selanjutnya

Desember ini, Wings Air akan layani penerbangan ke Yahukimo

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2853x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2595x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1504x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1298x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe