Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ibukota
  3. Calon dubes harus kompeten
  • Senin, 28 November 2016 — 15:01
  • 1049x views

Calon dubes harus kompeten

Komisi I DPR akan menekankan beberapa poin dalam uji kelayakan dan kepatutan 23 calon duta besar yang diajukan Presiden Joko Widodo, salah satunya terkait kemampuan calon tentang negara yang menjadi tugasnya, kata Wakil Komisi I DPR Meutya Hafidz.
Wakil Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafidz. –tempo.co
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Lina Nursanty

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jakarta, Jubi – Komisi I DPR akan menekankan beberapa poin dalam uji kelayakan dan kepatutan 23 calon duta besar yang diajukan Presiden Joko Widodo, salah satunya terkait kemampuan calon tentang negara yang menjadi tugasnya, kata Wakil Komisi I DPR Meutya Hafidz.

Dia mengatakan, calon dubes harus memiliki pengetahuan tentang negara yang akan menjadi wilayah tugasnya dan juga kemampuan diplomasi. Menurut dia, kalau ada calon dubes yang sama sekali tidak memiliki rekam jejak yang sesuai dengan bidang luar negeri, maka akan menjadi pertanyaan bagi Komisi I DPR. “Presiden tidak boleh melantik (calon dubes) tanpa ada pertimbangan DPR. Kami bisa saja mengusulkan pergeseran calon-calon dubes,” ujarnya.

Meutya mengatakan Komisi I DPR segera mengagendakan uji kelayakan dan kepatutan calon dubes dalam masa sidang ini namun belum ditentukan secara pasti kapan waktunya. Pemerintah mengajukan 23 nama calon dubes untuk diuji kelayakan dan kepatutan di DPR, yaitu: 1. Tokyo - Arifin Tasrif 2. Athena - Ferry Adamhar 3. Bogota - Priyo Iswanto 4. Canberra - Kristiarto Legowo 5. Dili - Sahat Sitorus 6. Jenewa - Hasan Kleib 7. Kabul - Mayjen Dr. Ir. Arief Rachman 8. Kolombo - Ngurah Ardiyasa 9. Kiev -Prof Dr Yuddy Chrisnandi 10. Manama - Nur Syahrir Rahardjo 11. Roma - Esti Andayani 12. Seoul - Umar Hadi 13. Wina - Darmansjah Djumala 14. New Delhi - Arto Suryo-di-puro 15. Dhaka - Rina Soemarno 16. Amman - Andy Rachmianto 17. Bratislava - Wieke Adiwoso 18. Dar Es Salam - Prof. Radar Pardede 19. Wellington - Tantowi Yahya 20. Zagreb - Komjen (pol) Sjahroedin 21. Astana - Rachmat Pramono 22. Tunis - Ikrar Nusa Bhakti 23. Kuala Lumpur - Rusdi Kirana. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Ada ISIS di balik aksi 4 November

Selanjutnya

Ormas tidak boleh bertentangan dengan Pancasila

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe