TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Gawat, SD hingga SMK di Kota Jayapura kekurangan guru
  • Selasa, 29 November 2016 — 06:50
  • 1318x views

Gawat, SD hingga SMK di Kota Jayapura kekurangan guru

“Selama ini ada juga guru honor yang nantinya setelah terdata semuanya akan dikirim ke pemerintah pusat untuk diusulkan sebagai guru garis depan, yang jelas guru-guru honor tersebut sudah memiliki empat komponen, termasuk kompetensi akademik,” katanya.
Penjabat Wali Kota Daniel Pahabol mengunjungi salah satu SMK di Kota Jayapura- Jubi/ Hengky Yeimo
Hengky Yeimo
[email protected]
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi- Sejumlah Sekolah Dasar (SD), SMP, SMA dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Jayapura kekurangan guru. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura I Wayan Mudiyasa, Senin (28/11/2016).

Menurutnya, kekurangan tenaga guru terutama di Sekolah Dasar terutama untuk guru kelas 4, 5 dan 6.

“Selama ini ada juga guru honor yang nantinya setelah terdata semuanya akan dikirim ke pemerintah pusat untuk diusulkan sebagai guru garis depan, yang jelas guru-guru honor tersebut sudah memiliki empat komponen, termasuk kompetensi akademik,” katanya.

Terkait didatangkannya guru dari luar Papua, ia mengatakan itu untuk menutup kekurangan guru di beberapa sekolah.

“Sedangkan untuk SMP kami kekurangan guru bahasa Inggris dan matematika, namun paling parah untuk SMK, kekurangan hampir di setiap sekolah, hanya 4 sampai 5 guru produktif di SMK,” ujarnya.

Untuk jalan keluar pihaknya berharap Jayapura bisa mendapatkan jatah guru, terutama untuk SMK dari program guru garis depan pemerintah pusat yang merekrut 6.000 guru.

“Kami sudah mengirimkan surat ke pemerintah pusat agar beberapa guru dikirim ke Kota Jayapura dan kami sudah rapat di Yogyakarta, kami sudah usulkan berapa kekurangan guru di masing-masing jenjang SD, SMP, SMA, SMK yang sudah masuk ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," kata Wayan.

Koordinator Gerkan Papua Mengajar Agustinus Kadepa mengatakan, sangat ironi guru-guru di kota saja kurang, apalagi di kampung-kampung pedalaman Papua.

"Sehigga generasi muda Papua harua bangkit menyadari bahwa mengajar merupakan kebutuhan utama di kalangan orang Papua," katanya (*)

loading...

Sebelumnya

Dinsos Kota Jayapura siapkan Rp1 miliar untuk mahasiswa Port Numbay

Selanjutnya

KPA Papua berhasil sirkumsisi 639 pria

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Mamta |— Minggu, 10 Juni 2018 WP | 3062x views
Otonomi |— Minggu, 10 Juni 2018 WP | 2923x views
Pilkada Papua |— Selasa, 12 Juni 2018 WP | 2489x views
Anim Ha |— Selasa, 12 Juni 2018 WP | 2397x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat