Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Infrastruktur
  3. PLN rekonsiliasi data, genjot rasio listrik hingga 90 persen
  • Selasa, 29 November 2016 — 07:33
  • 1982x views

PLN rekonsiliasi data, genjot rasio listrik hingga 90 persen

General Manager PLN Wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B) Sukrislismono mengatakan, hingga awal 2016 ada 14 kabupaten kota yang belum dialiri listrik, namun PLN berhasil melistriki ibu kota kabupaten di lima daerah.
Kegiatan rekonsiliasi data yang dilakukan oleh PLN bersama pemerintah daerah di lingkup Papua dan Papua Barat - Jubi/Sindung Sukoco
Sindung Sukoco
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - PLN Wilayah Papua dan Papua Barat melakukan rekonsiliasi data dan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mendukung rasio elektrifikasi dari 50 persen menjadi 90 persen terkait program Papua Terang 2020.

General Manager PLN Wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B) Sukrislismono mengatakan, hingga awal 2016 ada 14 kabupaten kota yang belum dialiri listrik, namun PLN berhasil melistriki ibu kota kabupaten di lima daerah.

“Pada 2017 kita berharap bisa selesaikan 9 kabupaten lainnya," katanya di sela rekonsiliasi data PLN WP2B di salah satu hotel di Jayapura, Senin (28/11/2016).

Pertemuan, katanya, untuk penyatuan data dari semua stakeholder, terutama antara PLN dan pemerintah daerah.

"Jangan sampai beda, PLN pegang data dan pemerintah daerah pegang data lainnya, sehingga ini perlu konsolidasi dan rekonsiliasi, seperti data desa, jumlahnya, dan jumlah distrik," ujarnya.

PLN akan mengikuti data riil jumlah desa, bagaimana mengakses, kondisi lapangan yang didapatkan dari pemerintah daerah. PLN akan mensurvei dan membuat kisaran skala prioritas mudah dan cepat dilistriki sesuai kondisi tenaga primer di sana.

"Kita tidak bercerita besarnya MW, tapi secepat apa kita melistriki daerah isolasi di Papua untuk mewujudkan Papua Terang 2020," lanjutnya

Bupati Mamberamo Raya, Dorinus Dasinapa mengemukakan, hanya ibu Kota kabupaten Kasonaweja dan Burumeso yang telah teraliri listrik dari PLTD milik Pemerintah Kabupaten, sedangkan 59 desa belum teraliri listrik.

"Selama ini masyarakat, khususnya pengusaha tidak dikasih beban terhadap listrik yang diberikan, ini kekurangan dari pemerintah sendiri sehingga kami harap listrik juga akan ada di 59 kampung tersebut, karena itu saya ingin mendengar sendiri konsep kerja PLN," katanya.(*)

loading...

Sebelumnya

Masalah listrik dan lahan bangkitkan keraguan pelaksanaan PON Papua 2020

Selanjutnya

Fraksi Hanura sarankan Pemprov Papua minta Freeport bangun fasilitas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 32871x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 8918x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 6425x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 5707x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5579x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe