Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Lima anggota KNPB ditahan karena graffiti Papua Merdeka
  • Kamis, 01 Desember 2016 — 19:58
  • 2178x views

Lima anggota KNPB ditahan karena graffiti Papua Merdeka

“Tadi pagi pukul 9:00 WP teman-teman semua ada di sekretariat KNPB wilayah Sentani. Namun polisi dari Polres di Doyo datang dengan 18 mobil. Diantaranya dua truk Dalmas, enam avanza dan 10 strada,” jelas Agus.
Kondisi sekretariat KNPB Wilayah Sentani setelah dicat oleh anggota Polisi dari Polres Jayapura - Jubi/Yance Wenda
Yance Wenda
Editor : Kyoshi Rasiey

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Sentani, Agus Bahabol mengatakan, lima orang anggota KNPB ditahan polisi dari Kepolisian Resort Jayapura. Kelimanya ditahan saat berada di secretariat KNPB Sentani.

“Tadi pagi pukul 9:00 WP teman-teman semua ada di sekretariat KNPB wilayah Sentani. Namun polisi dari Polres di Doyo datang dengan 18 mobil. Diantaranya dua truk Dalmas, enam avanza dan 10 strada,” jelas Agus.

Lanjutnya, pihak kepolisian ini kemudian memerintahkan anggota KNPB yang berada di sekretariat untuk duduk di depan sekretariat.

“Lalu mereka sita HP dan menurunkan cat yang ada di sekretariat. Polisi pakai cat itu untuk cat dinding, pintu toilet, orang bergambar Bintang Fajar dan papan white bord milik sekretariat,” ujar Agus.

Tak hanya mengecat sekretariat, polisi juga menahan  lima aktivis KNPB dan dibawa ke Polres Jayapura. Kelimanya adalah Vino Bahabol, Risal Bahabol,  Andreas Bahabol, Robby Penggu dan Ody Kobak.

Kasat Intel Polres Jayapura Iptu Budi Santoso mengatakan kelimanya ditahan karena ada laporan dari pemilik tembok yang dicat dengan graffiti tentang referendum dan Papua Merdeka.

"Orang yang punya tembok keberatan. Dia lapor ke polisi, Kalau kita bicara baik-baik nanti saya sampaikan kepada pimpinan saya untuk jalan keluarnya,"  ucap Iptu Budi kepada Agus Bahabol melalui sambungan telepon.

Budi menambahkan, kelimanya akan diperiksa terlebih dulu sebelum dikeluarkan.

"Nanti kamu ketemu saya dulu di lapangan Theys baru kita ketemu pimpinan saya sama-sama. Kalau tidak hari ini, nanti besok baru di keluarkan. Mereka diperiksa Reskrim dulu baru nanti saya lapor pimpinan saya," ujar Iptu Budi lagi. (*)

loading...

Sebelumnya

Legislator duga ada kesepakatan terselubung dalam RAPBD Papua 2017

Selanjutnya

Kecewa tak digubris eksekutif, legislator ajak hapus agenda reses dan kunker

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4854x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4263x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4100x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3458x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2915x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe